Trump akan Deportasi Warga Negara Asing Pro-Palestina di AS

Jum'at, 31 Januari 2025 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Beberapa universitas menanggapi protes tersebut dengan kekerasan polisi, dan dalam satu kasus di University of California-Los Angeles, massa pro-Israel menyerang demonstran mahasiswa yang telah mendirikan perkemahan solidaritas Gaza di halaman kampus.

Pada beberapa kesempatan, kelompok pro-Israel menuduh protes pro-Palestina sebagai antisemit. MEE menyelidiki klaim-klaim ini pada demonstrasi di Institut Teknologi Massachusetts dan menemukan klaim tersebut menyamakan slogan-slogan pro-Palestina dengan antisemitisme, dan klaim mahasiswa Yahudi dilarang menghadiri kelas adalah salah.

Meskipun ada klaim yang salah, administrasi universitas di seluruh AS telah menindak tegas mahasiswa dan kelompok pro-Palestina, dengan beberapa cabang kelompok mahasiswa Jewish Voice for Peace dan Students for Justice in Palestine dilarang di New York.

Pemerintahan Biden juga mengutuk protes ini, menyebut kata "intifada", yang sering digunakan pada demonstrasi pro-Palestina, sebagai "ujaran kebencian".

Intifada mengacu pada dua pemberontakan Palestina yang berbeda terhadap pendudukan Israel dan telah ditandai oleh protes massa, pembangkangan sipil, serta pemogokan yang terorganisasi dengan baik.

Sementara Trump telah berjanji mengambil pendekatan yang lebih tegas terhadap gerakan pro-Palestina dan gerakan keadilan sosial lainnya di universitas-universitas AS, Lee mencatat pemerintahan Biden dan otoritas universitas menciptakan kondisi bagi Trump untuk menargetkan para mahasiswa ini.

"Trump mengacu pada tradisi tergelap dalam sejarah Amerika, termasuk Undang-Undang Alien dan Penghasutan serta deportasi Palmer Raid terhadap para penentang sosialis dan anarkis Perang Dunia Pertama," ujar Lee.

"Jalan untuk langkah-langkah ini disiapkan oleh administrasi universitas dan pemerintahan Biden, yang menghabiskan 16 bulan terakhir secara sistematis untuk menekan ujaran pro-Palestina dan sayap kiri," pungkas dia.

Baca juga: Perusahaan AS Rekrut Veteran Pasukan Khusus untuk Keamanan Pos Pemeriksaan Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Berita Terkini
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved