Perusahaan AS Rekrut Veteran Pasukan Khusus untuk Keamanan Pos Pemeriksaan Gaza

Jum'at, 31 Januari 2025 - 15:45 WIB
loading...
Perusahaan AS Rekrut...
Seorang kontraktor keamanan swasta di Koridor Netzarim di Gaza pada 28 Januari 2025. Foto/Doaa Albaz/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Rincian baru yang diungkap kantor berita Reuters menunjukkan firma keamanan yang berbasis di Amerika Serikat (AS), UG Solutions, secara khusus menargetkan perekrutan veteran pasukan khusus AS untuk bekerja sebagai penjaga keamanan bersenjata di pos pemeriksaan Koridor Netzarim.

Pos itu terletak di sebelah selatan Kota Gaza. Perusahaan tersebut saat ini berupaya merekrut hampir 100 veteran pasukan khusus, dengan beberapa di antaranya sudah berada di Gaza, Reuters melaporkan.

Kontraktor AS akan dibayar dengan tarif harian mulai dari USD1.100, dengan uang muka USD10.000, dan akan dipersenjatai dengan senapan serbu M4 dan pistol Glock.

Seorang juru bicara UG Solutions, perusahaan yang tidak terlalu dikenal yang didirikan pada tahun 2023 dan berpusat di Davidson, Carolina Utara, mengatakan aturan keterlibatan yang mengatur kapan kontraktor keamanan dapat melepaskan tembakan telah diselesaikan, tetapi dia menolak mengungkapkan rinciannya.

“Kami memiliki hak untuk membela diri,” ujar juru bicara tersebut.

Israel menuntut kehadiran kontraktor keamanan swasta untuk bekerja sama dengan perusahaan keamanan Mesir guna menjaga pos pemeriksaan di Gaza sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas.

Baca juga: Israel Kirim 90 Rudal ke Ukraina Lewat Polandia
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved