5 Fakta Tabrakan Pesawat American Airlines dengan Helikopter Black Hawk, Kronologi hingga Reaksi Donald Trump

Jum'at, 31 Januari 2025 - 16:30 WIB
loading...
A A A
Namun, sejauh ini pihaknya belum berupaya memulihkan kotak hitam pesawat dan mengutamakan upaya pengangkatan jenazah korban.

NTSB rencananya akan membentuk berbagai kelompok untuk membagi investigasi berdasarkan topik, termasuk masalah pesawat dan mesin, kontrol lalu lintas udara, dan operasi.

Investigasi dilakukan berdasarkan aturan global yang mengharuskan laporan awal dalam waktu 30 hari, sementara laporan akhir beserta analisisnya diharapkan dalam waktu 12-18 bulan.

5. Reaksi Trump


Presiden Amerika Serikat Donald Trump membahas ikut memberi reaksi terhadap kecelakaan pesawat American Airlines dengan Helikopter Black Hawk. Dalam pengarahan di Gedung Putih, dia mengonfirmasi bahwa tidak ada yang selamat.

"Saya berbicara kepada Anda pagi ini di saat bangsa kita berduka," kata Trump.

Dia kemudian mengklaim telah berupaya meningkatkan standar bagi mereka yang bekerja di industri penerbangan guna memastikan kejadian serupa tidak terjadi lagi. Trump juga menyebut penyelidikan atas tabrakan ini masih berlangsung.

Tak hanya itu, Trump mengecam musuh-musuh politiknya yang dituduhnya mempekerjakan staf "biasa-biasa saja" dalam pekerjaan di bidang kontrol lalu lintas udara.

Ia mengulangi kritiknya terhadap upaya mantan Presiden Joe Biden untuk mempromosikan keberagaman dalam tenaga kerja federal dengan menyatakan standar di Federal Aviation Administration (FAA) telah diturunkan.

Itulah beberapa fakta yang telah diketahui dari insiden tabrakan pesawat American Airlines dengan Helikopter Black Hawk.

Baca juga: Israel Kirim 90 Rudal ke Ukraina Lewat Polandia
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Prabowo: Polri Harus...
Prabowo: Polri Harus Hadir Melindungi, Melayani, dan Mengabdi kepada Rakyat
Sujud Syukur Tidak Boleh...
Sujud Syukur Tidak Boleh Sembarangan, Ini Syarat dan Tata Caranya Menurut Ulama
HUT Ke-80 Bhayangkara,...
HUT Ke-80 Bhayangkara, Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Kapolri
Berita Terkini
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved