AS Akan Uji Ledak Plutonium Tua, Diklaim Hanya Secuil dari Kekuatan Bom Nuklir Nyata

Jum'at, 31 Januari 2025 - 08:52 WIB
loading...
A A A
Prosedur pengujian plutonium dengan nama sandi “Nob Hill” akan dilakukan di fasilitas US PULSE di Nevada. Pengujian akan dilakukan sebagai bagian dari proyek bernama Cygnus, yang dianggap sebagai salah satu proyek sains paling rahasia milik pemerintah AS, menurut laporan NPR yang dilansir Kamis (30/1/2025).

“Ledakannya akan sangat kecil, hanya sebagian kecil dari kekuatan senjata nuklir yang sebenarnya, dan pemerintah AS mengatakan tidak akan ada reaksi nuklir yang tak terkendali, bahkan yang kecil sekalipun,” klaim Tim Beller, pakar yang mengarahkan pengujian yang direncanakan tersebut, kepada sekelompok wartawan yang telah diizinkan untuk mengunjungi laboratorium senjata nuklir rahasia oleh Badan Keamanan Nuklir Nasional (NNSA) AS.

Karena plutonium merupakan inti dari persenjataan nuklir Amerika–sebagian besar diproduksi beberapa dekade lalu–pengujian ini bertujuan untuk mengatasi masalah penuaan, sekaligus berkontribusi pada modernisasi senjata yang ada, demikian yang dicatat dalam laporan NPR.

Seiring bertambahnya usia plutonium, ia meluruh secara radioaktif, melepaskan atom helium. Atom-atom tersebut dapat membentuk gelembung dan merusak struktur logam plutonium, yang dapat berdampak signifikan pada respons material, kata Ivan Otero, seorang ilmuwan senjata nuklir di Laboratorium Nasional Lawrence Livermore.

Diskusi tentang uji coba nuklir muncul di tengah kebangkitan senjata nuklir global, imbuh laporan NPR, mengutip Hans Kristensen, direktur Proyek Informasi Nuklir di Federasi Ilmuwan Amerika, yang memperingatkan: "risikonya signifikan."

AS, saingan nuklir utama Rusia, melakukan uji coba nuklir skala penuh terakhirnya pada tahun 1992 dan sejak itu mengandalkan simulasi komputer dan uji subkritis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Berita Terkini
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Infografis
Lawan China-Korut, Jepang-AS...
Lawan China-Korut, Jepang-AS akan Bahas Penggunaan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved