Hamas Bebaskan 2 Warga Israel dan 5 Tawanan Asing, Zionis Akui Gagal Total di Gaza
Kamis, 30 Januari 2025 - 19:15 WIB
loading...
Suasana pembebasan sandera oleh Hamas di Khan Younis, Jalur Gaza. Foto/anadolu
A
A
A
JALUR GAZA - Militer Israel mengatakan dua warga Israel dan lima tawanan asing telah dibebaskan Hamas dan dibawa oleh Palang Merah.
Militer Israel mengatakan telah menerima konfirmasi dari Palang Merah bahwa total tujuh tawanan telah dibebaskan dalam pertukaran terbaru pada Kamis (30/1/2025).
Mereka termasuk dua warga Israel dan lima warga negara asing, menurut militer Israel. Mereka sedang dalam perjalanan menuju pasukan Israel di Gaza, militer Zionis menambahkan.
Itamar Ben-Gvir, mantan menteri keamanan nasional Israel yang mengundurkan diri karena kesepakatan gencatan senjata, mengatakan adegan penyerahan tawanan di Khan Younis menunjukkan Israel tidak mencapai "kemenangan penuh" di Gaza.
"Kami senang dan gembira dengan kembalinya Agam, Arbel, dan Gadi yang kami cintai, tetapi gambar-gambar mengerikan dari Gaza memperjelas: Ini bukan kemenangan penuh, ini adalah kegagalan total, dalam kesepakatan sembrono yang tidak ada duanya," ujar dia dalam pernyataan di Telegram.
Jurnalis Al Jazeera Arabic, Hisham Zaqout, melaporkan dari lokasi kejadian, “Tawanan Israel Gadi (Moshe) Mozes dikawal ke mobil yang sama dengan Arbil Yehud, kemudian dua mobil lainnya membawa tawanan Thailand, dan mereka semua akan menuju persimpangan Karam Abu Salem untuk diserahkan kepada pasukan Israel di sana.”
Sekelompok kendaraan Palang Merah meninggalkan lokasi pembebasan tawanan di Khan Younis, seperti yang terlihat dalam rekaman langsung.
Tidak jelas apakah tawanan Israel kedua dilepaskan kepada kelompok tersebut di lokasi kejadian di tengah kerumunan besar.
Komite Palang Merah Internasional memberi tahu Al Jazeera bahwa tujuh tawanan yang ditahan di Gaza telah diserahkan kepada personelnya.
"Situasi di Jalur Gaza sedang kacau, dan tim kami sedang berupaya mengonfirmasi informasi ini," ungkap Komite Palang Merah.
Rekan kami di Al Jazeera Arabic, Hisham Zaqout, melaporkan dari lokasi upacara pembebasan tawanan yang sedang berlangsung di Khan Younis, mengatakan, “Para pejuang Palestina sedang bersiap untuk mengawal tawanan lainnya."
"Menurut apa yang saya lihat, dia adalah tawanan Thailand, yang berada di samping Arbel (Yehud). Dia akan keluar dari kendaraan Brigade Qassam, dengan perlindungan dari anggota Brigade Qassam dan Brigade Al-Quds," papar dia.
Baca juga: Hamas dan Jihad Islam Segera Bebaskan Tawanan di Khan Younis
Militer Israel mengatakan telah menerima konfirmasi dari Palang Merah bahwa total tujuh tawanan telah dibebaskan dalam pertukaran terbaru pada Kamis (30/1/2025).
Mereka termasuk dua warga Israel dan lima warga negara asing, menurut militer Israel. Mereka sedang dalam perjalanan menuju pasukan Israel di Gaza, militer Zionis menambahkan.
Itamar Ben-Gvir, mantan menteri keamanan nasional Israel yang mengundurkan diri karena kesepakatan gencatan senjata, mengatakan adegan penyerahan tawanan di Khan Younis menunjukkan Israel tidak mencapai "kemenangan penuh" di Gaza.
"Kami senang dan gembira dengan kembalinya Agam, Arbel, dan Gadi yang kami cintai, tetapi gambar-gambar mengerikan dari Gaza memperjelas: Ini bukan kemenangan penuh, ini adalah kegagalan total, dalam kesepakatan sembrono yang tidak ada duanya," ujar dia dalam pernyataan di Telegram.
Jurnalis Al Jazeera Arabic, Hisham Zaqout, melaporkan dari lokasi kejadian, “Tawanan Israel Gadi (Moshe) Mozes dikawal ke mobil yang sama dengan Arbil Yehud, kemudian dua mobil lainnya membawa tawanan Thailand, dan mereka semua akan menuju persimpangan Karam Abu Salem untuk diserahkan kepada pasukan Israel di sana.”
Sekelompok kendaraan Palang Merah meninggalkan lokasi pembebasan tawanan di Khan Younis, seperti yang terlihat dalam rekaman langsung.
Tidak jelas apakah tawanan Israel kedua dilepaskan kepada kelompok tersebut di lokasi kejadian di tengah kerumunan besar.
Komite Palang Merah Internasional memberi tahu Al Jazeera bahwa tujuh tawanan yang ditahan di Gaza telah diserahkan kepada personelnya.
"Situasi di Jalur Gaza sedang kacau, dan tim kami sedang berupaya mengonfirmasi informasi ini," ungkap Komite Palang Merah.
Rekan kami di Al Jazeera Arabic, Hisham Zaqout, melaporkan dari lokasi upacara pembebasan tawanan yang sedang berlangsung di Khan Younis, mengatakan, “Para pejuang Palestina sedang bersiap untuk mengawal tawanan lainnya."
"Menurut apa yang saya lihat, dia adalah tawanan Thailand, yang berada di samping Arbel (Yehud). Dia akan keluar dari kendaraan Brigade Qassam, dengan perlindungan dari anggota Brigade Qassam dan Brigade Al-Quds," papar dia.
Baca juga: Hamas dan Jihad Islam Segera Bebaskan Tawanan di Khan Younis
(sya)
Lihat Juga :