Pesawat Bawa 21 Orang Jatuh di Sudan Selatan, Hanya 1 yang Selamat

Kamis, 30 Januari 2025 - 07:31 WIB
loading...
Pesawat Bawa 21 Orang...
Sebuah pesawat yang membawa 21 orang telah jatuh di Sudan Selatan. Kecelakaan ini tewaskan 20 orang atau hanya menyisakan satu orang yang selamat. Foto/aviation24.be
A A A
JUBA - Sebuah pesawat yang membawa 21 orang telah jatuh di wilayah utara Sudan Selatan pada hari Rabu. Kecelakaan ini menewaskan 20 orang atau hanya menyisakan satu orang yang selamat.

Pesawat itu jatuh di dekat ladang minyak di Negara Bagian Unity sekitar pukul 10.30 waktu setempat (08.30 GMT) tak lama setelah lepas landas menuju ibu kota Juba.

"Pesawat itu jatuh 500 meter dari bandara," kata Menteri Informasi Negara Bagian Unity, Gatwech Bipal Both, kepada AFP melalui telepon, yang dilansir Kamis (30/1/2025).

Baca Juga: Ini Rahasia 2 Pramugari Bisa Selamat dalam Tragedi Jeju Air yang Tewaskan 179 Orang

"Ada 21 orang di dalamnya. Untuk saat ini, hanya ada satu yang selamat," ujarnya.

Korban selamat, seorang insinyur Sudan Selatan yang bekerja di ladang minyak, telah dilarikan ke rumah sakit Negara Bagian Bentiu.

Both mengatakan pesawat tersebut merupakan pesawat penumpang Ukraina yang disewa oleh Greater Pioneer Operating Company (GPOC) dan dioperasikan oleh Light Air Services Aviation Company.

Pesawat itu jatuh ketika sedang menjalani misi rutin ke daerah tersebut.

"Pemerintah negara bagian sangat berduka atas kecelakaan ini," katanya, yang menambahkan bahwa akan ada penyelidikan atas jatuhnya pesawat tersebut.

"Meskipun sebagian besar orang memperkirakan bahwa ini mungkin tabrakan mekanis," paparnya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Semua penumpang adalah karyawan GPOC: 16 warga negara Sudan Selatan, dua warga negara China, dan 1 warga negara India, menurut manifes yang dilihat oleh AFP, yang dikonfirmasi oleh otoritas setempat.

Gambar yang dibagikan di media sosial menunjukkan pesawat yang hancur itu terbalik di sebuah ladang, dengan puing-puing berserakan di area tersebut.

Beberapa gambar yang beredar, yang belum dapat diverifikasi secara independen, terlihat seseorang keluar dari badan pesawat yang hancur.

Sudan Selatan memisahkan diri dari tetangganya di utara pada tahun 2011 dan telah menghadapi ketidakstabilan ekonomi dan politik yang parah sejak saat itu.

Negara muda ini tidak memiliki infrastruktur transportasi yang andal dan kecelakaan udara sering terjadi, dengan kebanyakan akibat kelebihan muatan atau pun cuaca buruk.

Pada tahun 2021, lima orang tewas setelah sebuah pesawat kargo yang membawa bahan bakar untuk Program Pangan Dunia PBB jatuh di dekat Juba.

Kelebihan muatan pesawat umum terjadi di Sudan Selatan, dan diyakini telah berkontribusi terhadap jatuhnya pesawat Antonov di Juba pada tahun 2015 yang menewaskan 36 orang.

Pada tahun 2017, 37 orang berhasil lolos secara ajaib setelah pesawat yang mereka tumpangi menabrak truk pemadam kebakaran di landasan pacu di Wau sebelum terbakar.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
PBB: Israel Sengaja...
PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza
Rekomendasi
SNA Dorong Inovasi Ahli...
SNA Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Indonesia Sehat
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved