9 Negara yang Merayakan Imlek 2025 Paling Meriah, Mayoritas di Asia

Selasa, 28 Januari 2025 - 12:16 WIB
loading...
A A A
Nguyen mengatakan orang cenderung makan sup melon asam dan daging babi, serta mangga dan buah-buahan lainnya.

Bentuk kue tradisional juga berbeda di seluruh negeri — persegi di utara dan silinder di selatan.

Zodiak Vietnam juga mencakup kucing sebagai pengganti kelinci dan kerbau sebagai pengganti lembu.

"Secara detail, akan berbeda. Namun, semangat, suasana, cara kita merayakannya, semuanya sama," kata Nguyen.

Baca Juga: Drama dan Strategi Hamas Menata Diri

3. Hong Kong

Di sebagian besar Hong Kong, perayaan ini ditandai dengan liburan selama seminggu dengan perayaan besar di Victoria Park sementara keluarga menikmati pesta abalon (telinga laut atau ikan mutton), ayam, dan hidangan laut lainnya.

Ivan Leung, produser SBS Cantonese, mengatakan ini adalah waktu yang sibuk sepanjang tahun.

"Ini Natal yang luar biasa," katanya.

"Saya punya empat paman, jadi untuk Tahun Baru Imlek, saya harus mengunjungi mereka satu per satu, jadi itu berarti sudah empat malam makan makanan yang berbeda."

Profesor Xiaohuan Zhao, seorang sinolog dari Universitas Sydney, yang mengkhususkan diri dalam sastra dan teater tradisional Tiongkok, mengatakan banyak hidangan Tahun Baru Imlek bersifat simbolis.

Misalnya, di China daratan, pangsit, yang dibentuk seperti uang tradisional Tiongkok, diharapkan membawa keberuntungan dan kekayaan.

"Salah satu bagian terpenting dari perayaan ini adalah makan malam reuni keluarga," katanya.

Tradisi lainnya termasuk menyalakan kembang api dan memberikan uang dari anggota keluarga yang lebih tua kepada yang lebih muda, sebelum perayaan ditutup dengan festival lentera.

4. Negara-negara di Asia Selatan

Lebih jauh ke selatan, komunitas Buddha di Nepal, India, Bhutan, dan Tibet juga merayakan Tahun Baru Imlek.

Dikenal sebagai Lhosar, komunitas yang berbeda menandai hari libur berdasarkan kalender lunar yang berbeda, meskipun perayaannya sering kali bertepatan dengan perayaan di Asia Timur. Sekelompok orang dengan pakaian adat berkumpul, sebagian duduk dan bermain drum sementara yang lain berdiri dan menari disaksikan orang-orang.

Komunitas tersebut meliputi komunitas Gurung yang menandai Tamu Lhosar; komunitas Tamang yang menandai Sonam Lhosar; dan komunitas Sherpa yang menandai Gyalpo Lhosar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Langit Brasil, Penyanyi AS dan YouTuber Tewas
Rekomendasi
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Peristiwa Teknologi Paling Menonjol di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved