Israel Tangkap Tentaranya Sendiri karena Jadi Mata-mata Iran
Selasa, 28 Januari 2025 - 08:41 WIB
loading...
A
A
A
Israel telah menangkap puluhan warganya sepanjang tahun 2024, yang dituduh menjadi mata-mata Iran.
Israel menganggap Iran sebagai musuh utamanya, di mana Teheran telah menyerang negara Yahudi itu secara langsung dengan dua serangan udara berskala besar pada tahun 2024 dan telah mendukung organisasi militan yang beroperasi melawan Israel, termasuk Hamas di Gaza dan Hizbullah di Lebanon.
Pada bulan Oktober 2024, otoritas Israel mengatakan tujuh warga Israel telah ditangkap karena dicurigai menjadi mata-mata Iran. Saat itu, jaksa penuntut mengatakan para warga yang ditangkap telah melakukan ratusan misi atas nama Iran, termasuk mengintai lokasi dan pangkalan militer yang sensitif.
"Badan Keamanan Israel dan Kepolisian Israel sekali lagi memperingatkan warga dan penduduk Israel agar tidak terlibat dalam kontak dengan agen asing dan melaksanakan tugas untuk mereka," lanjut pernyataan bersama kedua lembaga tersebut.
"Kami akan mengambil tindakan hukum maksimal terhadap mereka yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Masyarakat didesak untuk terus melaporkan setiap kontak mencurigakan yang diterima dari sumber tak dikenal yang menawarkan pekerjaan atau berbagai tugas, terutama yang terjadi di platform media sosial," imbuh pernyataan polisi dan Shin Bet, yang dilansir Newsweek, Selasa (28/1/2025).
Israel menganggap Iran sebagai musuh utamanya, di mana Teheran telah menyerang negara Yahudi itu secara langsung dengan dua serangan udara berskala besar pada tahun 2024 dan telah mendukung organisasi militan yang beroperasi melawan Israel, termasuk Hamas di Gaza dan Hizbullah di Lebanon.
Pada bulan Oktober 2024, otoritas Israel mengatakan tujuh warga Israel telah ditangkap karena dicurigai menjadi mata-mata Iran. Saat itu, jaksa penuntut mengatakan para warga yang ditangkap telah melakukan ratusan misi atas nama Iran, termasuk mengintai lokasi dan pangkalan militer yang sensitif.
"Badan Keamanan Israel dan Kepolisian Israel sekali lagi memperingatkan warga dan penduduk Israel agar tidak terlibat dalam kontak dengan agen asing dan melaksanakan tugas untuk mereka," lanjut pernyataan bersama kedua lembaga tersebut.
"Kami akan mengambil tindakan hukum maksimal terhadap mereka yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Masyarakat didesak untuk terus melaporkan setiap kontak mencurigakan yang diterima dari sumber tak dikenal yang menawarkan pekerjaan atau berbagai tugas, terutama yang terjadi di platform media sosial," imbuh pernyataan polisi dan Shin Bet, yang dilansir Newsweek, Selasa (28/1/2025).
(mas)
Lihat Juga :