Hamas Akan Gagalkan Usulan Trump untuk Mengusir Warga Palestina Keluar dari Gaza
Minggu, 26 Januari 2025 - 19:14 WIB
loading...
Hamas akan menggagalkan usulan Trump untuk mengusir warga Palestina keluar dari Gaza. Foto/X/@jacksonhinklle
A
A
A
GAZA - Hamas dan kelompok pejuang Palestina lainnya akan menggagalkan berbagai upaya pemindahan warga Palestina keluar dari Gaza.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya mengusulkan pemindahan jutaanw warga Gaza ke Yordania dan Mesir.
"Karena mereka telah menggagalkan setiap rencana pemindahan dan tanah air alternatif selama beberapa dekade, rakyat kami juga akan menggagalkan proyek-proyek semacam itu," kata Basem Naim, anggota biro politik kelompok itu, kepada AFP terkait komentar Trump.
Sementara itu, Jihad Islam Palestina (PIJ) telah mengecam usulan presiden AS untuk merelokasi warga Palestina di Gaza ke Mesir dan Yordania, dengan menyebutnya sebagai dorongan untuk "kejahatan perang".
Menggambarkan gagasan Trump sebagai "menyedihkan", kelompok itu, yang telah berperang dengan Israel bersama Hamas hingga gencatan senjata minggu lalu, mengatakan "usulannya termasuk dalam kerangka mendorong kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan dengan memaksa rakyat kami meninggalkan tanah mereka".
Pernyataan Trump juga dikatakan "sejalan dengan agenda terburuk dari kelompok Zionis ekstrem kanan dan kelanjutan dari kebijakan yang mengingkari keberadaan rakyat Palestina, keinginan dan hak-hak mereka" dan menyerukan Mesir dan Yordania untuk menolak rencananya.
Baca Juga: Agresi Israel di Tepi Barat Jadi Sinyal Zionis Lebih Suka Perang dari Perdamaian
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebelumnya mengusulkan pemindahan jutaanw warga Gaza ke Yordania dan Mesir.
"Karena mereka telah menggagalkan setiap rencana pemindahan dan tanah air alternatif selama beberapa dekade, rakyat kami juga akan menggagalkan proyek-proyek semacam itu," kata Basem Naim, anggota biro politik kelompok itu, kepada AFP terkait komentar Trump.
Sementara itu, Jihad Islam Palestina (PIJ) telah mengecam usulan presiden AS untuk merelokasi warga Palestina di Gaza ke Mesir dan Yordania, dengan menyebutnya sebagai dorongan untuk "kejahatan perang".
Menggambarkan gagasan Trump sebagai "menyedihkan", kelompok itu, yang telah berperang dengan Israel bersama Hamas hingga gencatan senjata minggu lalu, mengatakan "usulannya termasuk dalam kerangka mendorong kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan dengan memaksa rakyat kami meninggalkan tanah mereka".
Pernyataan Trump juga dikatakan "sejalan dengan agenda terburuk dari kelompok Zionis ekstrem kanan dan kelanjutan dari kebijakan yang mengingkari keberadaan rakyat Palestina, keinginan dan hak-hak mereka" dan menyerukan Mesir dan Yordania untuk menolak rencananya.
Baca Juga: Agresi Israel di Tepi Barat Jadi Sinyal Zionis Lebih Suka Perang dari Perdamaian
Lihat Juga :