4 Alasan Ukraina Tidak Akan Pernah Bergabung dengan NATO
Senin, 27 Januari 2025 - 02:20 WIB
loading...
Ukraina tidak akan pernah bergabung dengan NATO. Foto/X
A
A
A
MOSKOW - Ukraina tidak akan pernah bergabung dengan NATO, dan upayanya untuk menjadi anggota UE tidak mungkin berhasil. Itu diungkapkan Perdana Menteri Slovakia Robert Fico mengatakan saat tampil di 'Dialog Sabtu' STVR.
Kiev bersikeras bahwa mereka membutuhkan jaminan keamanan yang kuat untuk menyetujui gencatan senjata dengan Moskow, memandang keanggotaan NATO sebagai jaminan terbaik.
"Ukraina tidak akan pernah menjadi anggota NATO," kata Fico pada hari Sabtu. Dia seraya menambahkan bahwa "pernyataan terbaru oleh beberapa politisi mengindikasikan bahwa Ukraina juga akan menghadapi masalah besar dalam bergabung dengan UE."
Komentarnya muncul di tengah perpecahan yang semakin besar antara Bratislava dan Kiev, karena pemerintahan Fico telah mengambil sikap kritis terhadap kebijakan Barat terkait konflik Ukraina. Sejak memangku jabatan, Fico telah membekukan bantuan militer Slovakia untuk Ukraina dan mengadvokasi perundingan damai.
Sebelumnya, ia bersikeras bahwa pemerintahannya akan menentang aksesi Kiev ke NATO. PM negara UE menuding Kiev atas protes antipemerintah.
Kiev bersikeras bahwa mereka membutuhkan jaminan keamanan yang kuat untuk menyetujui gencatan senjata dengan Moskow, memandang keanggotaan NATO sebagai jaminan terbaik.
4 Alasan Ukraina Tidak Akan Pernah Bergabung dengan NATO
1. Ukraina Akan Jadi Beban NATO
Moskow, sambil menyatakan keinginannya untuk memulai perundingan damai, berpendapat bahwa aspirasi NATO bahwa Ukraina adalah salah satu akar penyebab konflik dengan Kiev, dan telah menyatakan bahwa penyelesaian apa pun harus melibatkan netralitas dan demiliterisasi Ukraina."Ukraina tidak akan pernah menjadi anggota NATO," kata Fico pada hari Sabtu. Dia seraya menambahkan bahwa "pernyataan terbaru oleh beberapa politisi mengindikasikan bahwa Ukraina juga akan menghadapi masalah besar dalam bergabung dengan UE."
Komentarnya muncul di tengah perpecahan yang semakin besar antara Bratislava dan Kiev, karena pemerintahan Fico telah mengambil sikap kritis terhadap kebijakan Barat terkait konflik Ukraina. Sejak memangku jabatan, Fico telah membekukan bantuan militer Slovakia untuk Ukraina dan mengadvokasi perundingan damai.
Sebelumnya, ia bersikeras bahwa pemerintahannya akan menentang aksesi Kiev ke NATO. PM negara UE menuding Kiev atas protes antipemerintah.
Lihat Juga :