Jenderal Uni Eropa Minta Tentara Dikerahkan ke Greenland, Rusia Dijadikan Alasannya
Minggu, 26 Januari 2025 - 06:56 WIB
loading...
A
A
A
Sumber surat kabar tersebut menggambarkan percakapan selama 45 menit itu sebagai "mengerikan" dan membandingkannya dengan "mandi air dingin”.
Frederiksen dilaporkan menegaskan kembali sikap Denmark bahwa pulau itu tidak untuk dijual.
Awal minggu ini, seorang politikus Denmark, Anders Vistisen, berbicara di parlemen Uni Eropa di Strasbourg dan mengatakan kepada Trump untuk "pergi saja”, menyuarakan penentangannya terhadap gagasan AS untuk mengakuisisi Greenland.
Beberapa anggota Partai Republik di Kongres AS setidaknya telah mempertimbangkan gagasan Trump tersebut.
Anggota Kongres dari Partai Republik Andy Ogles mengajukan rancangan undang-undang (RUU) untuk mengizinkan Trump mengakuisisi Greenland, dengan mengatakan AS harus menjadi "predator dominan”. Dia menjuluki RUU tersebut “Make Greenland Great Again”.
Carla Sands, mantan duta besar Trump untuk Denmark, juga secara terbuka mendukung usulan tersebut, dengan menyatakan bahwa Denmark tidak dapat mempertahankan pulau tersebut secara memadai dan menyarankan bahwa kendali AS akan menjadi "solusi yang masuk akal”.
Frederiksen dilaporkan menegaskan kembali sikap Denmark bahwa pulau itu tidak untuk dijual.
Awal minggu ini, seorang politikus Denmark, Anders Vistisen, berbicara di parlemen Uni Eropa di Strasbourg dan mengatakan kepada Trump untuk "pergi saja”, menyuarakan penentangannya terhadap gagasan AS untuk mengakuisisi Greenland.
Beberapa anggota Partai Republik di Kongres AS setidaknya telah mempertimbangkan gagasan Trump tersebut.
Anggota Kongres dari Partai Republik Andy Ogles mengajukan rancangan undang-undang (RUU) untuk mengizinkan Trump mengakuisisi Greenland, dengan mengatakan AS harus menjadi "predator dominan”. Dia menjuluki RUU tersebut “Make Greenland Great Again”.
Carla Sands, mantan duta besar Trump untuk Denmark, juga secara terbuka mendukung usulan tersebut, dengan menyatakan bahwa Denmark tidak dapat mempertahankan pulau tersebut secara memadai dan menyarankan bahwa kendali AS akan menjadi "solusi yang masuk akal”.
(mas)
Lihat Juga :