Zionis Kesal Meski Hamas Bebaskan 4 Tentara Israel yang Disandera, Ini Sebabnya

Minggu, 26 Januari 2025 - 06:19 WIB
loading...
A A A
Mereka termasuk milisi terpidana yang menjalani hukuman seumur hidup karena keterlibatan mereka dalam serangan yang menewaskan puluhan orang, menurut daftar yang diterbitkan oleh Hamas.

Sekitar 70 orang akan dideportasi ke Mesir, 16 lainnya dikirim ke Gaza dan tahanan yang tersisa akan dibebaskan ke Tepi Barat, kata pejabat Palestina.

Sengketa Pertukaran Sandera dan Tahanan


Pertukaran sandera Israel dengan tahanan Palestina pada hari Sabtu adalah yang kedua sejak gencatan senjata dimulai pada 19 Januari. Sebelumnya, Hamas menyerahkan tiga warga sipil wanita Israel dengan imbalan 90 tahanan Palestina.

Namun kegembiraan di Israel pada hari Sabtu dibayangi oleh kekesalan setelah seorang sandera sipil wanita yang diharapkan akan dibebaskan pada hari Sabtu, tidak dibebaskan. Arbel Yehud (29) diculik bersama pacarnya dari rumah mereka di Kibbutz Nir Oz pada 7 Oktober 2023.

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan bahwa hal itu merupakan pelanggaran gencatan senjata, sementara Hamas mengatakan bahwa itu adalah masalah teknis.

Seorang pejabat Hamas mengatakan bahwa kelompoknya telah memberi tahu para mediator bahwa Arbel Yehud masih hidup dan akan dibebaskan Sabtu depan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa warga Palestina di Gaza tidak akan diizinkan untuk menyeberang kembali ke wilayah utara sampai masalah tersebut diselesaikan.

Ratusan ribu warga Palestina telah mengungsi dari Gaza utara selama perang dan banyak yang berharap untuk kembali mulai hari Minggu (26/1/2025).

Seorang pejabat Palestina mengatakan kepada Reuters bahwa para mediator sedang berupaya menyelesaikan masalah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Sebut AS Penjaga Selat...
Sebut AS Penjaga Selat Hormuz, Trump Tuntut Tarif Rp 480 Miliar per Kapal Supertanker
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
Tzuyu Tinggalkan JYP...
Tzuyu Tinggalkan JYP Entertainment setelah 11 Tahun, Begini Nasibnya di TWICE
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
Ariel Tatum Rayakan...
Ariel Tatum Rayakan Ulang Tahun Kucing dengan Tumpeng dan Kado, Tuai Pujian Warganet
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved