Rusia Respons Usulan AS untuk Akhiri Konflik Ukraina dalam 100 Hari
Sabtu, 25 Januari 2025 - 08:49 WIB
loading...
A
A
A
Trump, yang memulai masa jabatan keduanya sebagai presiden awal pekan ini, berulang kali berjanji selama kampanye bahwa dia akan mengakhiri pertempuran dalam waktu 24 jam jika kembali menjabat.
Beberapa pekan sebelum pelantikannya, Trump menyesuaikan jadwal, dengan mengatakan dia berharap dapat menegosiasikan perdamaian dalam waktu enam bulan.
Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada hari Kamis, pemimpin AS tersebut mengatakan dia siap bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin secepat mungkin untuk menegosiasikan diakhirinya konflik Ukraina.
Dalam pidato telekonferensi di Forum Ekonomi Dunia (WEF) tahunan di Davos, Swiss, pada hari Kamis, Trump mengumumkan rencana meminta Arab Saudi dan OPEC menurunkan harga minyak global, yang menunjukkan hal ini akan membantu mengakhiri konflik dengan mengurangi pendapatan Rusia.
Dalam wawancara dengan Fox News yang ditayangkan sehari sebelumnya, Trump mengancam akan menjatuhkan sanksi lebih lanjut kepada Rusia "jika mereka tidak segera menyelesaikan masalah."
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Putin siap berbicara dengan presiden AS, seraya menambahkan Moskow "menunggu sinyal."
Beberapa pekan sebelum pelantikannya, Trump menyesuaikan jadwal, dengan mengatakan dia berharap dapat menegosiasikan perdamaian dalam waktu enam bulan.
Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada hari Kamis, pemimpin AS tersebut mengatakan dia siap bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin secepat mungkin untuk menegosiasikan diakhirinya konflik Ukraina.
Dalam pidato telekonferensi di Forum Ekonomi Dunia (WEF) tahunan di Davos, Swiss, pada hari Kamis, Trump mengumumkan rencana meminta Arab Saudi dan OPEC menurunkan harga minyak global, yang menunjukkan hal ini akan membantu mengakhiri konflik dengan mengurangi pendapatan Rusia.
Dalam wawancara dengan Fox News yang ditayangkan sehari sebelumnya, Trump mengancam akan menjatuhkan sanksi lebih lanjut kepada Rusia "jika mereka tidak segera menyelesaikan masalah."
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Putin siap berbicara dengan presiden AS, seraya menambahkan Moskow "menunggu sinyal."
Lihat Juga :