Bashar al-Assad Tumbang, Freemason Ingin Bangkit Lagi di Suriah
Kamis, 23 Januari 2025 - 12:09 WIB
loading...
A
A
A
Otoritas baru, terutama faksi-faksi Islamis, telah menjanjikan reformasi pemerintahan, meskipun ketidakpastian politik tetap ada.
"Selama lima dekade terakhir, kelompok Freemason secara resmi absen dari arena Suriah karena kondisi keamanan dan politik yang diberlakukan oleh rezim otoriter," kata kepresidenan kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Russia Today, Kamis (23/1/2025).
Pernyataan itu menuduh pemerintah Suriah sebelumnya menekan setiap organisasi atau tren intelektual atau budaya yang mungkin mengancam kendali amannya atas Suriah dan rakyatnya.
Organisasi itu menggambarkan rencana kembalinya mereka sebagai bagian dari rekonstruksi Suriah, dengan menyatakan: "Matahari kebebasan bersinar di tanah air dan forum kita sekali lagi, mengumumkan dimulainya era baru yang memungkinkan rakyat Suriah mendapatkan kembali kebebasan sipil dan intelektual mereka."
Organisasi itu juga menjauhkan diri dari politik, dengan menekankan: "Kami meyakinkan rakyat Suriah dan para pemimpin Suriah bahwa kami bukanlah organisasi politik dan tidak berusaha mencampuri urusan politik atau berpartisipasi dalam pekerjaan politik, serikat pekerja, atau partai."
"Selama lima dekade terakhir, kelompok Freemason secara resmi absen dari arena Suriah karena kondisi keamanan dan politik yang diberlakukan oleh rezim otoriter," kata kepresidenan kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Russia Today, Kamis (23/1/2025).
Pernyataan itu menuduh pemerintah Suriah sebelumnya menekan setiap organisasi atau tren intelektual atau budaya yang mungkin mengancam kendali amannya atas Suriah dan rakyatnya.
Organisasi itu menggambarkan rencana kembalinya mereka sebagai bagian dari rekonstruksi Suriah, dengan menyatakan: "Matahari kebebasan bersinar di tanah air dan forum kita sekali lagi, mengumumkan dimulainya era baru yang memungkinkan rakyat Suriah mendapatkan kembali kebebasan sipil dan intelektual mereka."
Organisasi itu juga menjauhkan diri dari politik, dengan menekankan: "Kami meyakinkan rakyat Suriah dan para pemimpin Suriah bahwa kami bukanlah organisasi politik dan tidak berusaha mencampuri urusan politik atau berpartisipasi dalam pekerjaan politik, serikat pekerja, atau partai."
Lihat Juga :