Khamenei Sangkal Iran Melemah, Tantang AS dan Israel

Kamis, 23 Januari 2025 - 10:42 WIB
loading...
A A A
Mereka mengutip berkurangnya pengaruh Teheran di kawasan Timur Tengah dan sekitarnya menyusul jatuhnya pemerintahan sekutunya; Bashar al-Assad, di Suriah, serangan Israel terhadap kemampuan pertahanan udaranya, dan terbunuhnya para pemimpin sekutu bersenjata Palestina dan Lebanon.

Khamenei mengatakan mantan diktator Irak Saddam Hussein memulai invasi ke Iran pada September 1980 dan presiden AS saat itu Ronald Reagan memberikan dukungan signifikan kepada rezimnya, keduanya "dengan ilusi bahwa Iran lemah."

"Mereka, bersama dengan puluhan individu lain yang tertipu, akhirnya menemui ajal mereka, sementara rezim Islam semakin kuat dari hari ke hari. Saya katakan, pengalaman ini akan terulang sekali lagi kali ini," imbuh dia.

Komentarnya muncul dua hari setelah Trump kembali ke Gedung Putih dan pada saat pemerintahannya berpotensi mempertimbangkan apakah akan mendukung kemungkinan serangan udara Israel terhadap fasilitas nuklir Iran.

Ketika ditanya apakah Trump akan mendukung serangan semacam itu, penasihat keamanan nasionalnya Mike Waltz berkata: "Ini adalah momen untuk membuat keputusan-keputusan penting tersebut, dan kami akan melakukannya selama bulan depan."

Berbicara di acara CBS's Face the Nation pada hari Minggu, Waltz juga mengatakan posisi regional Iran sedang tertekan karena pertahanan udaranya hancur dan sekutu utamanya berkurang. Dia memuji serangan Israel atas apa yang disebutnya sebagai pergeseran strategis di Timur Tengah.

Namun, Khamenei menyebut gencatan senjata baru-baru ini di Gaza sebagai kemenangan bagi Front Perlawanan yang dipimpin Iran. "Dan tanda yang jelas dari realisasi prediksi bahwa perlawanan masih hidup dan akan bertahan lama," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Selat Hormuz Tegang...
Selat Hormuz Tegang Lagi! AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran
Rekomendasi
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
Berita Terkini
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved