Uskup AS Minta LGBT Diampuni, Donald Trump Marah-marah
Kamis, 23 Januari 2025 - 08:55 WIB
loading...
A
A
A
“Orang-orang yang memetik hasil panen dan membersihkan gedung perkantoran, yang bekerja di peternakan unggas dan pabrik pengepakan daging, yang mencuci piring setelah kita makan di restoran, dan bekerja shift malam di rumah sakit, mereka mungkin bukan warga negara atau memiliki dokumen yang sah, tetapi sebagian besar migran bukanlah penjahat,” imbuh dia.
"Mereka membayar pajak dan merupakan tetangga yang baik.”
Alih-alih menuruti permohonan sang uskup, Trump mengungkapkan kemarahannya atas khotbah tersebut melalui Truth Social, menuduh Budde menggunakan kesempatan itu untuk menggambarkannya dalam sudut pandang yang buruk.
“Yang disebut Uskup yang berbicara di Kebaktian Doa Nasional pada Selasa pagi adalah seorang pembenci Trump garis keras dari radikal kiri,” tulis Trump.
“Dia membawa gerejanya ke dunia politik dengan cara yang sangat tidak sopan. Nada bicaranya kasar, dan tidak meyakinkan atau cerdas," lanjut Trump.
“Dia gagal menyebutkan sejumlah besar migran ilegal yang datang ke negara kita dan membunuh orang,” papar Trump.
"Mereka membayar pajak dan merupakan tetangga yang baik.”
Donald Trump Marah-marah
Alih-alih menuruti permohonan sang uskup, Trump mengungkapkan kemarahannya atas khotbah tersebut melalui Truth Social, menuduh Budde menggunakan kesempatan itu untuk menggambarkannya dalam sudut pandang yang buruk.
“Yang disebut Uskup yang berbicara di Kebaktian Doa Nasional pada Selasa pagi adalah seorang pembenci Trump garis keras dari radikal kiri,” tulis Trump.
“Dia membawa gerejanya ke dunia politik dengan cara yang sangat tidak sopan. Nada bicaranya kasar, dan tidak meyakinkan atau cerdas," lanjut Trump.
“Dia gagal menyebutkan sejumlah besar migran ilegal yang datang ke negara kita dan membunuh orang,” papar Trump.
Lihat Juga :