7 Keputusan Mengejutkan Donald Trump Sehari setelah Dilantik jadi Presiden AS
Rabu, 22 Januari 2025 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
“Alokasi bantuan luar negeri AS saat ini tidak sejalan dengan kepentingan Amerika dan dalam banyak kasus bertentangan dengan nilai-nilai Amerika, dan berfungsi mengacaukan perdamaian dunia dengan mempromosikan ide-ide di negara-negara asing yang secara langsung bertentangan dengan hubungan yang harmonis dan stabil di dalam dan di antara negara-negara," ungkap perintah eksekutif yang diterbitkan oleh Gedung Putih pada hari Senin (20/1/2025).
Mengeluarkan perintah eksekutif yang mengharuskan lembaga federal mencabut penggunaan "gender" dan "identitas gender" dan sebagai gantinya menggunakan definisi biner "jenis kelamin" dalam menerapkan kebijakan, termasuk dalam menerbitkan paspor, langkah yang telah dijanjikan akan ditentang kelompok hak LGBTQ+ di pengadilan.
Donald Trump telah menandatangani perintah untuk mengganti nama Teluk Meksiko seluas 617.800 mil persegi dan Denali di Alaska setinggi 20.000 kaki.
Teluk Meksiko akan berganti nama menjadi Teluk Amerika, dan Denali, gunung tertinggi di Amerika Utara, akan kembali menjadi Gunung McKinley, yang disebut sebelum Barack Obama mengubah namanya pada tahun 2015.
Perintah tersebut tidak akan memengaruhi nama yang digunakan secara internasional.
Trump membatalkan 78 tindakan eksekutif yang diberlakukan oleh pendahulunya, Joe Biden.
Keputusan-keputusan yang diambil oleh Presiden Trump pada awal masa jabatannya di tahun 2025 mencerminkan pendekatan yang lebih nasionalis dan unilateral, dengan fokus pada kepentingan domestik Amerika Serikat.
Namun, langkah-langkah ini juga memicu kontroversi dan perdebatan baik di dalam negeri maupun di kancah internasional, mengingat implikasinya yang luas terhadap isu-isu global dan nilai-nilai demokrasi.
Baca juga: Trump Tidak Yakin Gencatan Senjata Gaza akan Bertahan Lama
5. Cabut Istilah Gender, Pilih Sebutan Jenis Kelamin
Mengeluarkan perintah eksekutif yang mengharuskan lembaga federal mencabut penggunaan "gender" dan "identitas gender" dan sebagai gantinya menggunakan definisi biner "jenis kelamin" dalam menerapkan kebijakan, termasuk dalam menerbitkan paspor, langkah yang telah dijanjikan akan ditentang kelompok hak LGBTQ+ di pengadilan.
6. Ganti Nama Teluk Meksiko jadi Teluk Amerika, Denali jadi Gunung McKinley
Donald Trump telah menandatangani perintah untuk mengganti nama Teluk Meksiko seluas 617.800 mil persegi dan Denali di Alaska setinggi 20.000 kaki.
Teluk Meksiko akan berganti nama menjadi Teluk Amerika, dan Denali, gunung tertinggi di Amerika Utara, akan kembali menjadi Gunung McKinley, yang disebut sebelum Barack Obama mengubah namanya pada tahun 2015.
Perintah tersebut tidak akan memengaruhi nama yang digunakan secara internasional.
7. Cabut 78 Kebijakan Biden
Trump membatalkan 78 tindakan eksekutif yang diberlakukan oleh pendahulunya, Joe Biden.
Keputusan-keputusan yang diambil oleh Presiden Trump pada awal masa jabatannya di tahun 2025 mencerminkan pendekatan yang lebih nasionalis dan unilateral, dengan fokus pada kepentingan domestik Amerika Serikat.
Namun, langkah-langkah ini juga memicu kontroversi dan perdebatan baik di dalam negeri maupun di kancah internasional, mengingat implikasinya yang luas terhadap isu-isu global dan nilai-nilai demokrasi.
Baca juga: Trump Tidak Yakin Gencatan Senjata Gaza akan Bertahan Lama
(sya)
Lihat Juga :