Perusahaan Listrik Gaza Rugi Rp7,4 Triliun akibat Serangan Israel

Rabu, 22 Januari 2025 - 00:01 WIB
loading...
Perusahaan Listrik Gaza...
Pekerja dari Perusahaan Distribusi Listrik Gaza memperbaiki jaringan listrik di Deir al-Balah, Gaza pada 4 Juli 2024. Foto/Ashraf Amra/Anadolu Agency
A A A
JALUR GAZA - Perusahaan Distribusi Listrik Gaza memperkirakan kerugian yang dialami sektor listrik akibat perang genosida Israel di daerah kantong yang dikepung itu sekitar USD450 juta (Rp7,4 triliun).

Perusahaan itu menjelaskan militer pendudukan Israel telah dengan sengaja menghancurkan kantor pusat dan jaringan listrik perusahaan serta 80% peralatannya.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan kemarin, perusahaan menyambut baik penandatanganan perjanjian gencatan senjata di Gaza dan menganggap perjanjian itu sebagai langkah penting menuju tercapainya keamanan dan stabilitas di Jalur Gaza dan wilayah tersebut secara umum.

Juru bicara perusahaan, Mohammed Thabet, mengatakan Perusahaan Distribusi Listrik sepenuhnya siap memulai pekerjaan rehabilitasi di sektor listrik guna menghidupkan kembali fasilitas vital dan memulihkan listrik guna memungkinkan layanan bantuan bagi warga di Jalur Gaza sesegera mungkin.

Dia menjelaskan perusahaan telah menyiapkan rencana rehabilitasi dan berupaya mulai memelihara jaringan listrik yang rusak serta memperbaiki infrastruktur listrik yang rusak parah selama perang.

Baca juga: Baru Dilantik, Trump Langsung Hentikan Semua Bantuan Luar Negeri AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Berita Terkini
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved