2 Alasan Invasi Washington ke Greenland Tidak Masuk Akal, Salah Satunya Adanya Pangkalan Militer AS

Minggu, 19 Januari 2025 - 01:10 WIB
loading...
2 Alasan Invasi Washington...
Invasi AS ke Greenland tidak masuk akal. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Invasi AS ke Greenland tidak masuk akal, karena Washington sudah memiliki akses tak terbatas ke pulau itu. Itu diungkapkan Pele Broberg, pemimpin partai oposisi Naleraq di parlemen Greenland dan mantan menteri luar negeri, mengatakan kepada Sputnik.

2 Alasan Invasi Washington ke Greenland Tidak Masuk Akal, Salah Satunya Adanya Pangkalan Militer AS

1. AS Memiliki Pangkalan di Greenland

"Jika AS menyerang Greenland, apa yang akan mereka serang? Apa yang bisa diserang? Angkatan Laut Denmark yang akan datang dalam dua detik? Dan garis pertahanan berikutnya adalah Amerika. Jadi... Amerika menembaki orang Amerika? AS saat ini memiliki akses tak terbatas ke Greenland. Jadi itu [skenario militer] sama sekali tidak masuk akal," kata Broberg.

Amerika Serikat memiliki beberapa pangkalan militer di pulau itu. Namun, Broberg tidak dapat mengatakan berapa banyak pasukan AS yang saat ini ditempatkan di pulau itu.

Baca Juga: Deretan Bintang AS yang Akan Meramaikan Pelantikan Donald Trump

2. Greenland Adalah Koloni Denmark

Pada awal Januari, Penasihat Keamanan Nasional terpilih Presiden AS Donald Trump, Mike Waltz, mengatakan Trump siap mempertimbangkan semua kemungkinan opsi terkait Greenland, termasuk penggunaan kekuatan.

Presiden AS terpilih Trump, yang akan mulai menjabat pada 20 Januari, telah menyebutnya sebagai "keharusan mutlak" bagi AS untuk memiliki Greenland. Perdana Menteri Greenland Mute Egede mengatakan sebagai tanggapan bahwa pulau itu tidak untuk dijual.

Greenland adalah koloni Denmark hingga 1953. Greenland tetap menjadi bagian dari kerajaan, tetapi pada 2009 menerima otonomi dengan kemampuan untuk memerintah diri sendiri dan membuat pilihan independen dalam kebijakan dalam negeri.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Lagu Kebangsaan Spanyol...
Lagu Kebangsaan Spanyol Tak Punya Lirik, Bagaimana Cara Nyanyinya?
Rekomendasi
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Berita Terkini
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Infografis
Peralatan Militer dari...
Peralatan Militer dari Berbagai Pangkalan AS Dikirim ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved