Momen Jurnalis Cecar Menlu AS karena Pro-Israel: Anda Terus Mengebom, Warisan Anda Genosida!

Jum'at, 17 Januari 2025 - 10:05 WIB
loading...
Momen Jurnalis Cecar...
Jurnalis Grayzone, Max Blumenthal, diseret keluar ruangan oleh petugas keamanan Departemen Luar Negeri AS setelah mencecar Menlu Antony Blinken soal perang Israel di Gaza. Foto/Common Dreams
A A A
WASHINGTON - Jurnalis Grayzone, Max Blumenthal, mencecar Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken atas perang brutal Israel di Gaza yang tidak dihentikan oleh Washington selama 15 bulan.

Blinken muncul dalam briefing terakhir Departemen Luar Negeri tentang kepresidenan Joe Biden pada Kamis, beberapa hari sebelum Presiden terpilih Donald Trump dijadwalkan untuk dilantik, untuk mengeklaim empat tahun terakhir telah menyaksikan diplomasi yang sukses.

Secara khusus, menteri luar negeri yang akan lengser tersebut menggambarkan gencatan senjata Israel-Hamas sebagai sesuatu yang diusulkan oleh pemerintahan saat ini pada Mei 2024, meskipun sebagian besar yang terlibat dalam pembicaraan tersebut memuji intervensi Trump.

Baca Juga: Imam Yahudi Roma Kesal karena Paus Fransiskus Kecam Kekejaman Israel di Gaza

"Mengapa Anda terus mengalirkan bom ketika kita memiliki kesepakatan pada bulan Mei?" cecar Blumenthal pada satu kesempatan.

“Kita semua tahu kita punya kesepakatan. Semua orang di ruangan ini tahu kita punya kesepakatan, Tony, dan Anda terus mengebom,” lanjut dia, yang dilansir Russia Today, Jumat (17/1/2025).

“Mengapa Anda mengorbankan tatanan berbasis aturan atas nama komitmen Anda terhadap Zionisme?” sambung jurnalis tersebut.

“Mengapa Anda membiarkan teman-teman saya dibantai? Mengapa Anda membiarkan rumah teman-teman saya di Gaza dihancurkan ketika kita punya kesepakatan pada bulan Mei?”

Blumenthal menuduh Blinken membantu menghancurkan agama Yudaisme dengan mengaitkannya dengan fasisme dan menunjukkan bahwa ayah mertua dan kakek menteri luar negeri adalah pelobi untuk Israel.

“Mengapa Anda membiarkan Holocaust di zaman kita terjadi? Bagaimana rasanya warisan Anda adalah genosida?” imbuh Blumenthal ketika petugas keamanan membawanya keluar dari ruang briefing.

Saat juru bicara Departemen Luar Negeri Matt Miller mendekat, Blumenthal mengatakan kepadanya: “Dia menyeringai sepanjang kejadian setiap hari. Anda menyeringai saat terjadi genosida!"

Blumenthal mengunggah video berdurasi satu menit tentang pertengkaran itu di X, menyebut Blinken sebagai "Sekretaris Genosida”.

Pemerintahan Biden terus memberikan bantuan keuangan dan militer kepada Israel selama perang 15 bulan melawan Hamas di Gaza, yang menewaskan sekitar 46.000 jiwa di daerah kantong Palestina itu.

AS juga mengecam Afrika Selatan karena menuduh Israel melakukan genosida di hadapan Mahkamah Internasional.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved