Wanita Ini Klaim Pecahkan Rekor Dunia dengan Tiduri 1.057 Pria dalam 12 Jam
Kamis, 16 Januari 2025 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
Namun, klaim tersebut telah menuai skeptisisme yang signifikan, terutama dari para profesional medis yang telah menyuarakan kekhawatiran tentang kelayakannya dan potensi risiko kesehatan yang menyertainya.
Meskipun para kritikus mempertanyakan klaim tersebut, Blue tetap berpendapat bahwa angka-angka tersebut akurat.
"Seks, pada intinya, adalah aktivitas fisik yang menuntut yang melibatkan berbagai otot, sistem kardiovaskular, dan pelepasan endorfin. Jika dilakukan dalam jumlah sedang, ini mirip dengan latihan yang bermanfaat—meningkatkan pelepasan stres, kesehatan kardiovaskular, dan ikatan emosional. Namun, ketika didorong ke ekstrem, seperti maraton seksual 24 jam, dampak fisik dan fisiologisnya bisa parah," kata praktisi medis Sydney, Dr Turner, kepada news.com.au.
Pengakuan Blue juga telah memicu perdebatan sengit dan mengangkat alis di antara para pengikutnya di media sosial.
Banyak yang menyatakan kekhawatiran dan kekecewaan, dengan seorang pengguna media sosial berkomentar: "Sejujurnya saya tidak tahu mengapa Anda merasa perlu melakukan ini. Sangat menyedihkan."
Yang lain berkomentar, "Apakah Anda bangga dengan 'prestasi' Anda?"
Ada juga pengguna media sosial yang menuduhnya mengagungkan industri seks dan berpotensi memengaruhi generasi muda.
Meskipun para kritikus mempertanyakan klaim tersebut, Blue tetap berpendapat bahwa angka-angka tersebut akurat.
"Seks, pada intinya, adalah aktivitas fisik yang menuntut yang melibatkan berbagai otot, sistem kardiovaskular, dan pelepasan endorfin. Jika dilakukan dalam jumlah sedang, ini mirip dengan latihan yang bermanfaat—meningkatkan pelepasan stres, kesehatan kardiovaskular, dan ikatan emosional. Namun, ketika didorong ke ekstrem, seperti maraton seksual 24 jam, dampak fisik dan fisiologisnya bisa parah," kata praktisi medis Sydney, Dr Turner, kepada news.com.au.
Pengakuan Blue juga telah memicu perdebatan sengit dan mengangkat alis di antara para pengikutnya di media sosial.
Banyak yang menyatakan kekhawatiran dan kekecewaan, dengan seorang pengguna media sosial berkomentar: "Sejujurnya saya tidak tahu mengapa Anda merasa perlu melakukan ini. Sangat menyedihkan."
Yang lain berkomentar, "Apakah Anda bangga dengan 'prestasi' Anda?"
Ada juga pengguna media sosial yang menuduhnya mengagungkan industri seks dan berpotensi memengaruhi generasi muda.
Lihat Juga :