Halima Abu Leil, Nenek Palestina Ditembak Mati Tentara Israel yang Menyamar dengan Ambulans

Selasa, 14 Januari 2025 - 09:59 WIB
loading...
Halima Abu Leil, Nenek...
Halima Abu Leil, nenek Palestina berumur 80 tahun ditembak mati tentara Israel yang menyamar dengan mobil ambulans di Nablus, Tepi Barat. Foto/Sky News
A A A
NABLUS - Halima Abu Leil hanyalah nenek renta berusia 80 tahun di Nablus, Tepi Barat, Palestina. Namun dia ditembak mati tentara Israel yang melakukan penyerbuan menggunakan ambulans sebagai kendaraan samaran.

Tindakan kejam tentara Zionis yang mengakhiri hidup nenek tua tersebut terjadi pada 19 Desember 2024 lalu. Pelapor Khusus PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki Israel menyatakan pembunuhan tersebut bisa masuk kategori kejahatan perang.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada hari Senin (13/1/2025) telah mengakui adanya pelanggaran serius setelah investigasi Sky News menganalisis rekaman CCTV yang menunjukkan momen penembakan Halima Abu Leil.

Baca Juga: Italia Didesak Tangkap Jenderal Israel Penjahat Perang yang Sedang Berada di Roma

Dalam laporan investigasinya, Sky News mencatat bahwa kendaraan biru bertanda ambulans dan dengan lampu merah di atapnya digunakan oleh tentara IDF untuk menyerbu Nablus.

"Sosok yang tampaknya merupakan pasukan militer Israel keluar dari ambulans di latar depan. Mereka dilengkapi dengan helm, ransel, senapan, dan perlengkapan lainnya," bunyi laporan tersebut.

IDF kemudian mengatakan kepada Sky News: "Pada tanggal 19 Desember 2024, tentara dari unit Duvdevan mengambil bagian dalam misi operasional untuk menahan teroris di Nablus."

"Selama operasi, kendaraan seperti ambulans digunakan untuk tujuan operasional, tanpa otorisasi dan tanpa persetujuan komandan terkait," lanjut IDF.

"Penggunaan kendaraan seperti ambulans selama operasi merupakan pelanggaran serius, melampaui kewenangan, dan melanggar perintah dan prosedur yang ada," imbuh IDF.

Disebutkan juga bahwa komandan unit Duvdevan telah ditegur.

Namun, IDF tidak memberikan informasi terbaru tentang kematian Halima, dengan mengatakan: "Keadaan insiden sedang diperiksa".

Pelapor Khusus PBB untuk wilayah Palestina yang diduduki Israel Francesca Albanese menyaksikan video CCTV dan mengatakan kepada Sky News bahwa kematian Halima bisa jadi merupakan "kejahatan perang".

"Ketika saya melihat rekamannya, yang tampak jelas adalah tidak ada tindakan pencegahan yang diambil—dalam operasi yang legalitasnya masih diperdebatkan—untuk menghindari atau menyelamatkan nyawa warga sipil," katanya.

"Tidak ada prinsip proporsionalitas karena ada tembakan liar yang diarahkan ke target yang diidentifikasi dan pada akhirnya tidak ada penghormatan terhadap prinsip pembedaan," ujarnya.

"Jadi ini adalah pembunuhan berdarah dingin dan bisa jadi merupakan kejahatan perang sebagai pembunuhan di luar hukum," imbuh dia.

Menurut Kantor Hak Asasi Manusia PBB di wilayah Palestina yang diduduki Israel, pasukan keamanan dan pemukim Israel telah menewaskan sedikitnya 813 warga Palestina yang sebagian besar tidak bersenjata, termasuk 15 wanita dan 177 anak-anak, sejak 7 Oktober 2023.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved