4 Negara Sekutu Rusia di Benua Asia
Jum'at, 03 Januari 2025 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
China Komunis melihat Rusia sebagai mitra strategis untuk melawan tatanan dunia yang ditetapkan oleh AS dan sekutunya. Putin mengunjungi China bulan Mei ini, dan Xi Jinping pergi ke Rusia tahun lalu untuk meningkatkan hubungan yang sudah hangat.
Baca Juga: 25 Tahun Putin Berkuasa
Rusia membutuhkan semua bantuan militer yang bisa didapatnya, dan Korea Utara yang sangat termiliterisasi adalah salah satu negara yang akan memasok Rusia, tanpa pertanyaan. Bagi Kim, sekutu mana pun lebih baik daripada tidak ada sekutu.
Korea Utara telah menjadi pendukung utama perang Rusia di Ukraina. Setiap kali PBB mengajukan resolusi yang ditujukan untuk mengutuk atau menghentikan tindakan Rusia di Ukraina, Korea Utara, tidak seperti China, selalu memberikan suara menentangnya.
Iran telah memasok Rusia dengan drone dan amunisi, yang sangat penting bagi militer Rusia di medan perang. Salah satu kunjungan internasional Putin yang langka setelah invasi pada tahun 2022 adalah ke Iran.
Baca Juga: 25 Tahun Putin Berkuasa
2. Korea Utara
Melansir DW, Korea Utara, di bawah pimpinan Kim Jong Un, mungkin terisolasi dari dunia tetapi tetap merupakan salah satu negara yang telah menjalin aliansi dengan Rusia dan Putin. Baru-baru ini, negara itu menandatangani kemitraan pertahanan yang memperkuat apa yang disebut diktator Korea Utara Kim sebagai "aliansi" yang kuat, termasuk janji pertahanan bersama jika salah satu negara diserang.Rusia membutuhkan semua bantuan militer yang bisa didapatnya, dan Korea Utara yang sangat termiliterisasi adalah salah satu negara yang akan memasok Rusia, tanpa pertanyaan. Bagi Kim, sekutu mana pun lebih baik daripada tidak ada sekutu.
Korea Utara telah menjadi pendukung utama perang Rusia di Ukraina. Setiap kali PBB mengajukan resolusi yang ditujukan untuk mengutuk atau menghentikan tindakan Rusia di Ukraina, Korea Utara, tidak seperti China, selalu memberikan suara menentangnya.
3. Iran
Melansir DW, Iran, seperti Rusia, berada di bawah sanksi internasional yang berat dari negara-negara Barat. Kedua negara memiliki aliansi ekonomi dan militer yang kuat. Menurut intelijen Amerika Serikat, Rusia dan Iran secara nyata meningkatkan kerja sama militer setelah Rusia menginvasi Ukraina.Iran telah memasok Rusia dengan drone dan amunisi, yang sangat penting bagi militer Rusia di medan perang. Salah satu kunjungan internasional Putin yang langka setelah invasi pada tahun 2022 adalah ke Iran.
Lihat Juga :