5 Cara Kejam Israel Mengintegrasikan Warga Keturunan Arab dalam Negara Zionis

Kamis, 02 Januari 2025 - 14:15 WIB
loading...
A A A
Pernyataan pemerintah pendudukan menekankan bahwa keterampilan bahasa Ibrani yang lebih baik akan menciptakan peluang kerja baru bagi orang Arab, meningkatkan akses ke layanan penting, dan mendorong kolaborasi antarmasyarakat. Kementerian Pendidikan akan mengawasi pelaksanaan program tersebut, dengan fokus pada pembentukan sistem manajemen yang efektif untuk menjamin keberhasilannya.

Baca Juga: 25 Tahun Putin Berkuasa

4. Menghapus Kebiasaan Berbahasa Arab

Ada lebih dari dua juta warga Palestina dengan kewarganegaraan Israel, yang merupakan sekitar 21 persen dari populasi Israel.

Meskipun bahasa Arab adalah bahasa pertama bagi banyak warga negara ini, kemahiran bahasa Ibrani sering dianggap penting untuk mengakses pendidikan tinggi, pekerjaan, dan layanan negara. Namun, meskipun memiliki hak hukum yang sama dengan warga negara Yahudi, banyak yang terus menghadapi diskriminasi dan kerugian sosial ekonomi.

5. Menjadikan Warga Israel Keturunan Arab Tetap Kelas Dua

Menurut Human Rights Watch (HRW), Israel mempertahankan "struktur kewarganegaraan dua tingkat dan pemisahan kewarganegaraan dan kewarganegaraan mengakibatkan warga negara Palestina memiliki status yang lebih rendah daripada warga negara Yahudi secara hukum.

Ini, kelompok hak asasi menambahkan, adalah bagian dari sistem apartheid yang diberlakukan Israel kepada warga Palestina, yang "direkayasa secara sengaja" dan "memajukan tujuan dominasi".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Infografis
10 Negara Terhebat yang...
10 Negara Terhebat yang Pernah Tercatat dalam Sejarah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved