5 Alasan AS Terus Melanjutkan Penjajahan di Suriah, Kuasai 90 Persen Minyak

Kamis, 02 Januari 2025 - 13:07 WIB
loading...
A A A
Namun, tujuan strategis sebenarnya tampak lebih kompleks. Seorang pejabat senior Pentagon telah mengakui bahwa memblokir akses Damaskus ke sumber daya minyaknya adalah bagian dari kampanye tekanan yang disengaja, mencegah pemerintah Suriah memperoleh pendapatan yang dibutuhkan untuk rekonstruksi.

4. AS Didukung Milisi Kurdi

Sementara beberapa sekutu Kurdi Suriah (Pasukan Demokratik Suriah yang didukung AS) telah diizinkan untuk menjual minyak secara lokal, mayoritas warga Suriah telah terputus dari sumber daya negara mereka sendiri. Hal ini telah menyebabkan krisis ekonomi yang menghancurkan, dengan kekurangan bahan bakar yang parah yang memengaruhi kehidupan sipil, pemanas, transportasi, dan layanan penting.

Pemerintah sementara, yang dipimpin oleh Ahmed Al-Sharaa — juga dikenal sebagai Abu Mohammed Al-Julani — menghadapi berbagai tantangan dalam upaya rekonstruksinya. Selain pendudukan AS atas infrastruktur minyak yang vital, negara tersebut terus menanggung serangan udara Israel dan sanksi internasional.

Menteri Diab mengimbau pencabutan sanksi, dengan alasan bahwa "tidak ada gunanya mempertahankan sanksi yang dijatuhkan pada Suriah setelah menyingkirkan rezim sebelumnya dan sekutunya."

5. Minyak Suriah Terkonsentrasi di Sungai Efrat

Melansir Middle East Monitor, melansir Middle East Monitor, Sumber daya minyak Suriah terutama terkonsentrasi di dua wilayah: timur laut, khususnya di Hasakah, dan timur di sepanjang Sungai Efrat hingga perbatasan Irak dekat Deir Ez-Zor, dengan ladang-ladang kecil tambahan di selatan Raqqa. Sumber daya gas meluas hingga Palmyra di Suriah tengah, meskipun akses ke sumber daya ini masih rumit karena kehadiran militer asing.

Dalam pemungutan suara tahun 2023, Senat AS memperkuat posisinya, dengan memberikan suara 84-13 menentang penarikan pasukan dari Suriah, yang menunjukkan bahwa pasukan Amerika akan terus mempertahankan cengkeraman mereka pada infrastruktur minyak Suriah di masa mendatang, meskipun negara itu sangat membutuhkan sumber daya untuk membangun kembali setelah bertahun-tahun dilanda konflik yang menghancurkan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
Dituntut 8,5 Tahun Penjara,...
Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Gubernur Riau: JPU Abaikan Fakta Persidangan
BSI Scholarship Pelajar...
BSI Scholarship Pelajar 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Jadwal Pendaftarannya
Denny Cagur Kenang Sosok...
Denny Cagur Kenang Sosok Temon: Senior yang Baik dan Berwawasan Luas
Berita Terkini
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved