Negara NATO Ini Dilaporkan Jadi Target Berikutnya Rusia setelah Ukraina

Selasa, 31 Desember 2024 - 14:46 WIB
loading...
A A A
Seiring berlanjutnya perang di Ukraina, para pakar dan pejabat Barat telah memperingatkan bahwa ambisi Rusia tidak akan berhenti di Ukraina. Putin tampaknya akan mengeksploitasi kerentanan keamanan di seluruh Eropa, bahkan mengincar wilayah sejauh selatan Georgia, yang berbatasan dengan Turki.

Hal ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan serangan Rusia di masa mendatang terhadap negara-negara NATO, yang dapat memicu respons militer kolektif berdasarkan Pasal 5 NATO.

Pasal tersebut menetapkan bahwa serangan terhadap satu anggota akan dianggap sebagai serangan terhadap semua, yang mewajibkan semua anggota untuk menanggapi.

Pada bulan Juni, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengatakan bahwa Putin "bahkan mungkin menyerang negara NATO" dan menekankan perlunya Eropa untuk siap menghadapi potensi konflik pada tahun 2029.

Dengan mengingat hal ini, negara-negara Baltik dan Finlandia—negara-negara dengan perbatasan langsung ke Rusia—sangat rentan terhadap ambisi Moskow.

Dalam beberapa bulan terakhir, negara-negara ini, yang termasuk di antara penyumbang utama NATO untuk pengeluaran pertahanan relatif terhadap PDB, telah memperkuat langkah-langkah keamanan mereka.

Selain itu, NATO telah meningkatkan kesiapan militer. Pada bulan Maret, NATO memimpin latihan Nordic Response 2024, yang melibatkan 20.000 tentara yang dipindahkan ke Norwegia Utara dan Lapland Finlandia, di bawah pimpinan Wakil Laksamana AS Douglas Perry.

Dalam perkembangan lain yang mengkhawatirkan, Finlandia baru-baru ini menyita sebuah kapal tanker minyak yang diduga milik "armada bayangan" Rusia. Kapal itu terkait dengan kerusakan kabel bawah laut di lepas pantai Finlandia pada Hari Natal.

Berbicara kepada Sky News, seorang wakil asisten sekretaris jenderal NATO untuk ancaman hibrida dan siber memperingatkan bahwa serangan ini dapat meningkat secara signifikan, dengan menyatakan bahwa ada "prospek nyata" bahwa salah satu serangan hibrida ini dapatmenyebabkan banyak korban jiwa atau kerusakan ekonomi yang besar.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Pemimpin Iran Mojtaba...
Pemimpin Iran Mojtaba Dilaporkan Akan Pimpin Doa Bersama untuk Ali Khamenei, Muncul ke Publik?
Rekomendasi
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
72 Tahun Menunggu, Xhaka:...
72 Tahun Menunggu, Xhaka: Saatnya Swiss Menulis Sejarah Baru
Norwegia vs Inggris...
Norwegia vs Inggris Imbang 1-1: Laga Lanjut ke Extra Time
Berita Terkini
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved