Miliarder Rusia Beri Hadiah Rp2,3 Miliar kepada Tentara yang Tembak Jatuh F-16 Ukraina
Minggu, 29 Desember 2024 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A
Fores sebelumnya telah menawarkan 5 juta rubel untuk tank Leopard Jerman atau Abrams Amerika pertama yang dihancurkan, dengan hadiah berikutnya masing-masing sebesar 500.000 rubel. Hingga saat ini, perusahaan tersebut mengatakan telah melakukan delapan pembayaran.
Sejak dimulainya operasi militer Moskow pada bulan Februari 2022, Fores telah mendukung angkatan bersenjata Rusia dengan peralatan, bantuan kemanusiaan, dan pendanaan untuk program pelatihan. Perusahaan itu mengatakan total sumbangannya telah melampaui 230 juta rubel.
Kementerian Pertahanan Rusia belum memberikan komentar resmi tentang masalah tersebut. Jika dikonfirmasi, ini akan menandai kerugian tempur pertama yang diketahui dari pesawat semacam itu dalam perang tersebut, yang menandakan meningkatnya keterlibatan persenjataan canggih.
Pada bulan Agustus, beberapa F-16 dilaporkan dikerahkan untuk mencegat serangan rudal Rusia, tetapi satu di antaranya jatuh. Anggota Parlemen Ukraina Maryana Bezuglaya kemudian mengungkapkan bahwa jet itu secara keliru ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Patriot yang dipasok NATO.
Moskow telah mengecam pengiriman senjata Barat, memperingatkan bahwa itu hanya akan memperpanjang konflik tanpa mengubah hasilnya. Moskow juga mengatakan bahwa pengiriman F-16 merupakan eskalasi permusuhan.
Sejak dimulainya operasi militer Moskow pada bulan Februari 2022, Fores telah mendukung angkatan bersenjata Rusia dengan peralatan, bantuan kemanusiaan, dan pendanaan untuk program pelatihan. Perusahaan itu mengatakan total sumbangannya telah melampaui 230 juta rubel.
Kementerian Pertahanan Rusia belum memberikan komentar resmi tentang masalah tersebut. Jika dikonfirmasi, ini akan menandai kerugian tempur pertama yang diketahui dari pesawat semacam itu dalam perang tersebut, yang menandakan meningkatnya keterlibatan persenjataan canggih.
Pada bulan Agustus, beberapa F-16 dilaporkan dikerahkan untuk mencegat serangan rudal Rusia, tetapi satu di antaranya jatuh. Anggota Parlemen Ukraina Maryana Bezuglaya kemudian mengungkapkan bahwa jet itu secara keliru ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara Patriot yang dipasok NATO.
Moskow telah mengecam pengiriman senjata Barat, memperingatkan bahwa itu hanya akan memperpanjang konflik tanpa mengubah hasilnya. Moskow juga mengatakan bahwa pengiriman F-16 merupakan eskalasi permusuhan.
(mas)
Lihat Juga :