Israel Serbu Rumah Sakit Kamal Adwan Gaza, Paksa Para Dokter dan Pasien Mengungsi Setengah Telanjang

Sabtu, 28 Desember 2024 - 07:01 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, rekaman yang dikirim ke MEE menunjukkan satu quadcopter Israel menjatuhkan bahan peledak di satu bagian fasilitas sementara teriakan minta tolong terdengar.

Tidak jelas apakah ada korban jiwa dalam serangan hari Jumat. Serangan terhadap Kamal Adwan terjadi sehari setelah 50 warga Palestina tewas dalam serangan udara di satu gedung di halaman rumah sakit.

Sebanyak lima staf medis tewas dalam serangan hari Kamis, bersama dengan istri, orang tua, dan anak-anak mereka.

Kamal Adwan telah berada di bawah pengepungan Israel yang mencekik selama lebih dari dua bulan, menerima sedikit atau tidak ada bantuan, obat-obatan, makanan atau bahan bakar sejak Israel mengintensifkan blokade di bagian utara daerah kantong itu.

Dua rumah sakit lainnya, Rumah Sakit Indonesia dan rumah sakit al-Awda, menghentikan operasinya beberapa pekan lalu karena serangan Israel yang terus berlanjut.

Kamal Adwan tetap beroperasi dengan kapasitas minimal, menawarkan layanan penyelamatan nyawa bagi bayi baru lahir di unit perawatan intensif neonatal dan pasien lain di ICU.

Militer Israel mengintensifkan serangannya di Gaza utara pada tanggal 5 Oktober setelah satu proposal kontroversial bernama "Rencana Umum" diajukan kepada pemerintah Israel.

Rencana tersebut mengatakan wilayah utara Koridor Netzarim, yang membelah Gaza menjadi dua, harus dikosongkan dari penduduknya sehingga Israel dapat membangun "zona militer tertutup".

Menurut rencana tersebut, siapa pun yang memilih untuk tetap tinggal akan dianggap sebagai anggota Hamas dan dapat dibunuh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved