5 Peristiwa Penting di Timur Tengah yang Jadi Perhatian pada 2025
Jum'at, 27 Desember 2024 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
Operasi militer Israel terus menewaskan puluhan warga Palestina setiap hari.
Upaya masyarakat internasional untuk memediasi gencatan senjata akan diuji berat pada tahun 2025, terutama di bawah bayang-bayang pemilihan kembali Trump. Sikapnya yang teguh AS untuk Israel, termasuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kotanya dan mendukung perluasan permukiman, menunjukkan bahwa masa jabatan keduanya dapat lebih memberdayakan gerakan pemukim.
Sementara aneksasi penuh mungkin berbenturan dengan ambisinya untuk kesepakatan yang lebih luas di bawah Perjanjian Abraham—yang bertujuan untuk menormalisasi hubungan Israel dengan Arab Saudi—pendekatan AS yang lebih permisif dapat memicu permukiman Israel yang mengakar di Tepi Barat. Ini kemungkinan akan memicu perlawanan yang lebih besar tidak hanya di Palestina tetapi juga di seluruh dunia Arab, yang berpotensi memicu kerusuhan yang lebih luas.
Melansir Arab News, Israel diperkirakan akan mengintensifkan operasi militer terhadap target-target Houthi, sementara Houthi sendiri kemungkinan akan memperluas jangkauan mereka, khususnya di Laut Merah dan Tanduk Afrika, dalam upaya untuk mengganggu jalur pelayaran yang vital bagi perdagangan global. Yaman dapat menjadi titik fokus yang lebih kritis dalam pertikaian yang lebih besar antara Iran dan lawan-lawan regionalnya.
Upaya masyarakat internasional untuk memediasi gencatan senjata akan diuji berat pada tahun 2025, terutama di bawah bayang-bayang pemilihan kembali Trump. Sikapnya yang teguh AS untuk Israel, termasuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kotanya dan mendukung perluasan permukiman, menunjukkan bahwa masa jabatan keduanya dapat lebih memberdayakan gerakan pemukim.
Sementara aneksasi penuh mungkin berbenturan dengan ambisinya untuk kesepakatan yang lebih luas di bawah Perjanjian Abraham—yang bertujuan untuk menormalisasi hubungan Israel dengan Arab Saudi—pendekatan AS yang lebih permisif dapat memicu permukiman Israel yang mengakar di Tepi Barat. Ini kemungkinan akan memicu perlawanan yang lebih besar tidak hanya di Palestina tetapi juga di seluruh dunia Arab, yang berpotensi memicu kerusuhan yang lebih luas.
5. Perang Yaman: Medan pertempuran utama
Perang Yaman kini memasuki tahun kesembilan. Meskipun gencatan senjata telah berlangsung lama, belum ada tanda-tanda solusi politik. Konflik yang membeku antara pemerintah yang didukung Saudi dan pemberontak Houthi, yang bersekutu dengan Iran, terus memicu persaingan regional. Meningkatnya keunggulan Houthi dalam 'Poros Perlawanan' dapat menyebabkan pengaruh Iran yang lebih besar, yang ingin dicegah oleh Israel dan sekutunya.Melansir Arab News, Israel diperkirakan akan mengintensifkan operasi militer terhadap target-target Houthi, sementara Houthi sendiri kemungkinan akan memperluas jangkauan mereka, khususnya di Laut Merah dan Tanduk Afrika, dalam upaya untuk mengganggu jalur pelayaran yang vital bagi perdagangan global. Yaman dapat menjadi titik fokus yang lebih kritis dalam pertikaian yang lebih besar antara Iran dan lawan-lawan regionalnya.
(ahm)
Lihat Juga :