Tak Ada Keceriaan Natal di Tempat Lahir Yesus untuk Tahun Kedua akibat Perang Gaza

Kamis, 26 Desember 2024 - 08:56 WIB
loading...
A A A
Jumlah umat Kristen yang berlindung di gereja-gereja Gaza telah berkurang tahun ini, dengan banyak yang melarikan diri melalui penyeberangan Rafah ke Mesir sebelum Israel menguasainya pada bulan Mei.

Mereka yang tertinggal—sekitar 650 orang—mengalami kondisi yang mengerikan dan berada di ambang kehancuran, kata George Akroush, seorang pejabat di Patriarkat Latin di Yerusalem, saat berbicara kepada Financial Times.

Dalam pidatonya baru-baru ini, pemimpin Vatikan Paus Fransiskus mengutuk pembunuhan anak-anak di Gaza oleh Israel sebagai kekejaman.

"Kemarin, anak-anak dibom. Ini kekejaman; ini bukan perang," katanya.

Awal tahun ini, dia mengatakan kepada jaringan CBS; 60 Minutes: "Saya berbicara setiap malam pukul tujuh kepada paroki Gaza. Mereka memberi tahu saya tentang apa yang terjadi di sana. Sangat sulit, sangat sulit.

Terkadang, mereka kelaparan, dan mereka memberi tahu saya banyak hal. Ada banyak penderitaan."

Israel menolak pernyataan Paus sebagai "sangat mengecewakan", dengan Kementerian Luar Negeri Zionis menuduhnya memiliki "standar ganda" dan mengeklaim komentarnya mengabaikan "perang melawan terorisme jihadis".
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Mengapa Al-Quran Tidak...
Mengapa Al-Qur'an Tidak Menyebut Dajjal? Ini Penjelasan dan Hikmah di Baliknya
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Anggaran Militer Israel...
Anggaran Militer Israel Tahun 2024, Mayoritas untuk Perang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved