Donald Trump Ancam Ambil Alih Terusan Panama

Minggu, 22 Desember 2024 - 18:28 WIB
loading...
Donald Trump Ancam Ambil...
Donald Trump ancam akan mengambil alih Terusan Panama. Foto/X/@EricLDaugh
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump mengecam apa yang disebutnya biaya tidak adil bagi kapal-kapal AS yang melewati Terusan Panama dan mengancam akan menuntut kendali jalur air tersebut dikembalikan ke Washington.

Ia juga mengisyaratkan pengaruh Tiongkok yang semakin besar di sekitar terusan tersebut, sebuah tren yang mengkhawatirkan bagi kepentingan Amerika karena bisnis-bisnis AS bergantung pada terusan tersebut untuk memindahkan barang-barang antara Samudra Atlantik dan Pasifik.

“Angkatan Laut dan Perdagangan kita telah diperlakukan dengan cara yang sangat tidak adil dan tidak bijaksana. Biaya-biaya yang dibebankan oleh Panama sungguh menggelikan,” katanya dalam sebuah posting di platform Truth Social miliknya.

“‘Penipuan’ total terhadap Negara kita ini akan segera dihentikan.”

Baca Juga: 90 Persen Anggaran Ukraina Berasal dari Bantuan Barat

Terusan Panama, yang diselesaikan oleh Amerika Serikat pada tahun 1914, dikembalikan ke negara Amerika Tengah tersebut berdasarkan kesepakatan tahun 1977 yang ditandatangani oleh presiden Demokrat Jimmy Carter.

Panama mengambil alih kendali penuh pada tahun 1999.

"Hanya Panama yang dapat mengelola, bukan China, atau siapa pun," kata Trump. "Kami tidak akan dan tidak akan pernah membiarkannya jatuh ke tangan yang salah!"

Ia melanjutkan bahwa jika Panama tidak dapat memastikan "operasi yang aman, efisien, dan andal" dari terusan tersebut, "maka kami akan menuntut agar Terusan Panama dikembalikan kepada kami, secara penuh, dan tanpa pertanyaan."

Melansir Al Arabiya, pihak berwenang di Panama tidak segera bereaksi terhadap unggahan Trump tersebut.

Meskipun ia baru akan resmi menjabat bulan depan, Trump telah menunjukkan pengaruh politiknya di hari-hari terakhir pemerintahan Presiden Joe Biden.

Maestro real estate itu membanggakan di jalur kampanye bahwa sebagai seorang pengusaha, ia memiliki posisi yang unik untuk memperjuangkan kepentingan bisnis AS.

Diperkirakan lima persen lalu lintas maritim global melewati Terusan Panama, yang memungkinkan kapal-kapal yang melakukan perjalanan antara Asia dan Pantai Timur AS menghindari rute yang panjang dan berbahaya di sekitar ujung selatan Amerika Selatan.

Pengguna utama jalur ini adalah Amerika Serikat, China, Jepang, dan Korea Selatan.

Otoritas Terusan Panama melaporkan pada bulan Oktober bahwa jalur perairan tersebut telah memperoleh pendapatan rekor hampir USD5 miliar pada tahun fiskal lalu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Berita Terkini
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved