Pemimpin Tertinggi Druze Suriah Kutuk Invasi Israel

Sabtu, 21 Desember 2024 - 07:15 WIB
loading...
A A A
Namun meskipun secara nominal berada di bawah kendali Assad, sejak tahun 2020 warga Suriah di Sweida secara teratur melakukan protes terhadap pemerintahannya.

Hijri adalah pendukung vokal protes tersebut dan karenanya merupakan suara kritis paling senior di wilayah-wilayah negara yang dikuasai pemerintahan Assad. 90% penduduk di provinsi Sweida adalah penganut Druze.

“Penduduk Sweida menderita berbagai pelanggaran berat dan karenanya mereka ingin menekan penguasa. Mereka ingin negara-negara lain melihat Suriah adalah tempat yang baik dan damai,” papar dia.

Setelah Israel merebut kota Hader yang mayoritas penduduknya beragama Druze di provinsi Quneitra awal bulan ini, satu video muncul dari seorang ulama Druze yang berpendapat akan lebih baik jika kota itu dianeksasi Israel daripada diserahkan kepada para pemberontak yang telah merebut Damaskus.

HTS, pasukan pemberontak paling kuat yang dipimpin Sharaa, tumbuh dari faksi yang dulunya merupakan afiliasi al-Qaeda di Suriah.

Para pejuangnya memiliki reputasi sebagai penganut Sunni garis keras, meskipun Sharaa berupaya membangun hubungan dengan Druze di provinsi Idlib utara dalam beberapa tahun terakhir, dengan mengembalikan rumah-rumah yang telah dirampas para pemberontak.

Menteri luar negeri Israel telah menyarankan negaranya menciptakan "aliansi minoritas" dengan Druze di wilayah tersebut.

Di jalan-jalan kota Sweida pada hari Jumat, ratusan orang Druze menyatakan kesetiaan mereka dengan jelas, merayakan revolusi dengan musik dan tarian.

Bendera revolusioner Suriah dikibarkan di samping bendera Druze yang berwarna-warni.

Faktanya, pejuang Druze dari Sweida bergabung dalam serangan pemberontak terhadap pasukan Assad awal bulan ini.

Sekitar 50 orang Druze tewas saat mereka memaksa militer Suriah keluar dari benteng pertahanan di provinsi tetangga Daraa, menurut Emir Qaysar, pejuang senior Druze yang dekat dengan Hijri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
AS Serang Iran, Ledakan...
AS Serang Iran, Ledakan Hebat Terdengar di Bandara Abbas hingga Pulau Qeshm
Trump Ingin Rebut Selat...
Trump Ingin Rebut Selat Hormuz, Iran Beri Respons Keras: Berbahaya!
Rekomendasi
3 Amalan Bulan Safar...
3 Amalan Bulan Safar 1448 Hijriyah yang Jangan Dilewatkan, Pahalanya Berlipat-lipat
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved