Jelang Suksesi Kepemimpinan Otoritas Palestina, Kenapa Mahmoud Abbas Gelorakan Perang Saudara?

Sabtu, 21 Desember 2024 - 18:09 WIB
loading...
A A A
“PA jelas merasakan ancaman terhadap hegemoninya,” imbuhnya.

Faktor rumit lainnya adalah ketidaksepakatan atas apa yang disebut komite administratif di Gaza, proposal yang ditengahi Mesir yang berupaya menyatukan Fatah dan Hamas untuk tujuan mengelola urusan sipil setelah berakhirnya perang genosida Israel.

Namun, PA menarik kembali persetujuannya atas kesepakatan tersebut di tengah penolakan Israel atas peran apa pun bagi Hamas di masa depan Gaza.

Presiden PA Mahmoud Abbas khawatir bahwa semua uang akan dialihkan ke Gaza – dan menjauh dari Tepi Barat yang diduduki, tempat PA menjadi otoritas administratif parsial – jika Gaza mendapat komite administratif terpisah, kata Mustafa.

“Gaza akan menjadi pusat gravitasi politik yang dipadukan dengan potensi aneksasi penuh Israel atas Tepi Barat,” katanya.

7. Otoritas Palestina Menampilkan Diri sebagai Satu-satunya Lembaga yang Memiliki Legitimasi

Presiden terpilih AS Donald Trump mungkin mengizinkan beberapa bentuk gencatan senjata di Gaza sebagai imbalan atas aneksasi Israel atas Tepi Barat yang diduduki, katanya.

“Itu adalah ancaman yang sangat nyata, yang dapat menandakan berakhirnya PA.”

Keser mengatakan PA berusaha menampilkan dirinya sebagai satu-satunya badan perwakilan utama Palestina dengan mengambil posisi tegas terhadap Hamas dan kelompok perlawanan lain yang mengendalikan kamp Jenin.

Namun, meskipun Israel membedakan antara PA dan Hamas untuk sementara waktu guna melemahkan legitimasi dan popularitas Hamas, kebijakan jangka panjang Tel Aviv akan tetap berupa penghapusan semua organisasi Palestina, katanya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 79-80: Rencana Dipa Bungkam Danang Gagal Total
Berita Terkini
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved