Belum Cukup Menggulingkan Assad, 4 Alasan Israel Ingin Jadikan Suriah Jadi Negara Gagal

Jum'at, 20 Desember 2024 - 03:25 WIB
loading...
A A A
Utusan khusus PBB untuk Suriah mengatakan serangan udara dan invasi darat Israel ke wilayah Suriah harus dihentikan, dan bahwa tindakannya melanggar perjanjian tahun 1974.

"Israel mungkin menciptakan fakta di lapangan, mereka bertujuan untuk mengamankan wilayah untuk tujuan strategis," kata Salem, menunjuk pada perebutan Gunung Hermon, atau Jabal al-Sheikh - lokasi utama untuk memantau Damaskus, sekitarnya, dan sebagian besar Lebanon.

Zonszein menjelaskan bahwa Israel sering kali mengerahkan pasukan dengan kedok kehadiran "sementara" tetapi akhirnya tinggal untuk "waktu yang sangat lama", seperti yang terlihat di Tepi Barat, Gaza, dan Lebanon.

"Israel mengikuti pola di mana Israel mengambil tanah dengan paksa untuk melayani tujuan keamanannya sendiri, yang dalam beberapa kasus mengarah pada perampasan tanah," analis tersebut berkomentar.

Scham juga memperkirakan bahwa Israel mungkin berusaha untuk mempertahankan kehadiran jangka panjang di zona penyangga, meskipun ia tidak berpikir Israel tertarik pada perampasan tanah tambahan di Suriah.

Sementara itu, pemerintah Netanyahu telah menyetujui rencana untuk menggandakan jumlah penduduk pemukim Israel di Dataran Tinggi Golan yang diduduki.

Pemimpin de-facto baru Suriah Ahmed al-Sharaa - juga dikenal sebagai Abu Mohammed al-Jolani - mengecam Israel atas perampasan tanah dan serangan yang sedang berlangsung di lokasi militer di negara itu yang mengancam meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut. Namun, ia menambahkan bahwa Suriah terlalu "lelah" untuk berperang lagi.

Kehadiran militer Israel yang berkepanjangan di Suriah dan perluasan wilayah yang lebih dalam di luar Dataran Tinggi Golan yang diduduki dapat menyeret Tel Aviv lebih dalam ke dalam konflik yang tengah diupayakannya untuk diatasi. Sulit untuk mengantisipasi rencana ekspansionis apa yang mungkin dimiliki Israel selain menduduki Dataran Tinggi Golan secara ilegal.

Bagi Zonszein, akan "sangat tidak bijaksana" bagi Israel untuk bergerak lebih jauh ke Suriah setelah merebut titik-titik strategis dan berencana untuk tinggal dalam jangka waktu yang lama, tanpa seorang pun yang tampaknya mampu menghentikannya. "Jika Israel terus mendesak, hal itu dapat memicu reaksi dalam jangka panjang. Israel harus berhati-hati untuk tidak bertindak terlalu jauh," kata pakar tersebut.

Law juga memperingatkan bahwa Israel yang terus menempuh jalan ini dan mengejar lebih banyak kemajuan teritorial akan menjadi langkah "sangat berbahaya" yang akan membawa kawasan tersebut menuju ketidakstabilan yang lebih besar.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Lepas dari China, Uni...
Lepas dari China, Uni Eropa Jadikan India Mitra Kunci Kolaborasi Teknologi
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
Nggak Pakai Lama! Intip...
Nggak Pakai Lama! Intip Cara SIVIA, Agatha Pricilla, dan Ify Alyssa Jalani Hidup ‘Sat-Set’ Bareng Shopee
Rupiah Hari Ini Dibuka...
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp18.068, Tersengat Kabar Independensi BI
Serap Aspirasi RUU Perampasan...
Serap Aspirasi RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Masyarakat Ingin Instrumen Hukum untuk Kejar Hasil Kejahatan
Berita Terkini
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Pendarahan Hebat, Wanita...
Pendarahan Hebat, Wanita Palestina Kehilangan Janin karena Tentara Israel Menahan Ambulans
Akankah Strategi Houthi...
Akankah Strategi Houthi Meniru Kendali Iran atas Selat Hormuz di Laut Merah Bisa Berhasil?
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Takut dengan Ancaman...
Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
10 Negara yang Menggunakan...
10 Negara yang Menggunakan Kalender Sendiri, Dipengaruhi Agama, Sejarah dan Dinasti
Infografis
Jadi Kawan Israel, Maroko...
Jadi Kawan Israel, Maroko Negara Arab Pertama yang Terima F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved