AS: Mohammed bin Salman Bersikeras Harus Ada Negara Palestina sebelum Normalisasi dengan Israel
Kamis, 19 Desember 2024 - 07:33 WIB
loading...
A
A
A
Blinken juga menyoroti trauma yang dialami warga Palestina selama setahun terakhir. “Namun ketika konflik di Gaza berakhir, ketika orang-orang mampu mengambil sedikit jarak dan melihat jangka panjang dan bagaimana mereka dapat menjamin keamanan mereka dengan sebaik-baiknya, saya pikir jalur ini akan menjadi lebih kredibel lagi,” katanya.
Ketika ditanya apakah ada situasi yang memungkinkan solusi satu negara, Blinken menunjuk ke 7 juta warga Israel dan 5 juta warga Palestina.
“Keduanya tidak akan ke mana-mana. Dan saya pikir jika Anda melihat kemungkinan bagaimana mereka hidup berdampingan, bukannya melawan, Anda tetap akan kembali ke dua negara, dan warga Palestina berhak atas penentuan nasib sendiri dan negara mereka sendiri," paparnya.
Menurut Blinken, meskipun Israel tidak bisa menerima berdirinya Negara Palestina karena perlawanan, ada peluang kuat untuk memiliki jalur yang terikat waktu dan berdasarkan kondisi menuju terciptanya Negara Palestina.
“Warga Palestina harus tahu bahwa akan ada realisasi negara dalam kurun waktu tertentu. Warga Israel harus tahu bahwa itu hanya dapat terjadi jika kondisi tertentu terpenuhi yang benar-benar menjamin keamanan Israel,” kata diplomat tertinggi AS tersebut.
Ketika ditanya apakah ada situasi yang memungkinkan solusi satu negara, Blinken menunjuk ke 7 juta warga Israel dan 5 juta warga Palestina.
“Keduanya tidak akan ke mana-mana. Dan saya pikir jika Anda melihat kemungkinan bagaimana mereka hidup berdampingan, bukannya melawan, Anda tetap akan kembali ke dua negara, dan warga Palestina berhak atas penentuan nasib sendiri dan negara mereka sendiri," paparnya.
Menurut Blinken, meskipun Israel tidak bisa menerima berdirinya Negara Palestina karena perlawanan, ada peluang kuat untuk memiliki jalur yang terikat waktu dan berdasarkan kondisi menuju terciptanya Negara Palestina.
“Warga Palestina harus tahu bahwa akan ada realisasi negara dalam kurun waktu tertentu. Warga Israel harus tahu bahwa itu hanya dapat terjadi jika kondisi tertentu terpenuhi yang benar-benar menjamin keamanan Israel,” kata diplomat tertinggi AS tersebut.
(mas)
Lihat Juga :