Netanyahu Kunjungi Wilayah Suriah yang Baru Dicaplok Israel
Rabu, 18 Desember 2024 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Berdiri di puncak tertinggi di wilayah tersebut, pemimpin Israel tersebut merenungkan masa lalunya, dengan mengatakan, "Saya berada di sini 53 tahun yang lalu sebagai seorang prajurit. Tempat ini tidak berubah, tetapi pentingnya tempat ini bagi keamanan kita telah tumbuh secara signifikan."
Katz menekankan signifikansi strategis Gunung Hermon, dengan mencatat gunung tersebut menyediakan kemampuan pengawasan penting untuk memantau aktivitas Hizbullah di Lembah Bekaa, Lebanon.
Dataran Tinggi Golan, yang sebelumnya merupakan bagian dari Provinsi Quneitra di Suriah, direbut oleh Israel selama Perang Enam Hari tahun 1967 dan dianeksasi secara sepihak pada tahun 1981.
Klaim Israel atas wilayah tersebut ditolak masyarakat internasional, kecuali Amerika Serikat (AS), yang secara resmi mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan pada tahun 2019 di bawah Presiden Donald Trump.
Perserikatan Bangsa-Bangsa dan beberapa negara Arab telah mengutuk serangan terbaru Israel yang lebih dalam ke wilayah Suriah, dengan seorang juru bicara PBB menyatakan pendudukan tetaplah pendudukan, terlepas dari durasinya.
Rusia juga telah menyatakan keprihatinannya atas tindakan Israel. Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov memperingatkan pada hari Senin agar "orang-orang pemarah" di Israel tidak "mabuk oleh peluang" yang dihadirkan oleh krisis di Suriah.
Katz menekankan signifikansi strategis Gunung Hermon, dengan mencatat gunung tersebut menyediakan kemampuan pengawasan penting untuk memantau aktivitas Hizbullah di Lembah Bekaa, Lebanon.
Dataran Tinggi Golan, yang sebelumnya merupakan bagian dari Provinsi Quneitra di Suriah, direbut oleh Israel selama Perang Enam Hari tahun 1967 dan dianeksasi secara sepihak pada tahun 1981.
Klaim Israel atas wilayah tersebut ditolak masyarakat internasional, kecuali Amerika Serikat (AS), yang secara resmi mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan pada tahun 2019 di bawah Presiden Donald Trump.
Perserikatan Bangsa-Bangsa dan beberapa negara Arab telah mengutuk serangan terbaru Israel yang lebih dalam ke wilayah Suriah, dengan seorang juru bicara PBB menyatakan pendudukan tetaplah pendudukan, terlepas dari durasinya.
Rusia juga telah menyatakan keprihatinannya atas tindakan Israel. Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov memperingatkan pada hari Senin agar "orang-orang pemarah" di Israel tidak "mabuk oleh peluang" yang dihadirkan oleh krisis di Suriah.
Lihat Juga :