China Eksekusi Eks Pejabat Tinggi Pemerintah yang Korupsi Rp6,6 Triliun

Rabu, 18 Desember 2024 - 09:30 WIB
loading...
China Eksekusi Eks Pejabat...
Li Jianping, mantan sekretaris komite kerja Partai Komunis di zona ekonomi dan pengembangan teknologi Hohhot, dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi di China. Foto/anews.com
A A A
BEIJING - China mengeksekusi seorang mantan pejabat yang dihukum karena korupsi senilai lebih dari 3 miliar yuan (USD412 juta atau Rp6,6 triliun).

Kabar itu dilaporkan CCTV, mengutip pengadilan di Daerah Otonomi Mongolia Dalam Utara.

Eksekusi tersebut merupakan bagian dari tindakan keras antikorupsi yang meluas oleh pihak berwenang di Beijing.

Li Jianping, mantan sekretaris komite kerja Partai Komunis di zona ekonomi dan pengembangan teknologi Hohhot, dinyatakan bersalah atas kejahatan termasuk penyuapan, penyalahgunaan dana publik, dan berkolusi dengan sindikat kriminal.

Li yang berusia 64 tahun awalnya dijatuhi hukuman mati pada September 2022 setelah pihak berwenang mendapati dia telah memanfaatkan jabatannya sebagai pegawai negeri untuk menggelapkan dana.

Dia kalah dalam bandingnya pada bulan Agustus ini dan putusan tersebut kemudian disetujui oleh Mahkamah Rakyat Tertinggi China. Putusan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa (17/12/2024).

Pengadilan tinggi memverifikasi Li menyalahgunakan lebih dari 1,437 miliar yuan (USD197 juta) dari dana perusahaan milik negara "melalui cara-cara yang menipu," yang lebih dari 289 juta yuan (USD39,6 juta) belum dikembalikan.

Selain itu, dia menerima lebih dari 577 juta yuan (USD79,2 juta) dalam bentuk suap sebagai imbalan atas pemberian keuntungan.

Tak hanya itu, dia menggelapkan lebih dari 1,06 miliar yuan (USD137 juta) dalam dana publik, dengan lebih dari 404 juta yuan (USD55,4 juta) masih belum dikembalikan sebelum kasus tersebut terungkap, menurut laporan media China.

Bulan lalu, mantan Chairman Bank Sentral China, Liu Liange, dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan hukuman dua tahun karena menerima suap senilai hampir USD17 juta dan secara ilegal mengeluarkan pinjaman.

Penangguhan dua tahun, yang diberikan karena terdakwa telah bekerja sama dengan pihak berwenang dan menunjukkan penyesalan, berarti hukuman hanya akan dilaksanakan jika Liu melakukan kejahatan lebih lanjut selama periode tersebut.

Jika mendapat penangguhan hukuman, dia akan menjalani hukuman seumur hidup.

Sejak mengamankan masa jabatan ketiganya pada tahun 2022, Presiden China Xi Jinping telah meningkatkan upaya antikorupsinya.

Banyak miliarder dan bankir telah dikeluarkan dari partai dan dipenjara selama kampanye besar-besaran Beijing melawan korupsi.

Kampanye tersebut mendapat dukungan publik yang cukup besar, meskipun para kritikus mengklaim hal itu memungkinkan presiden mengonsolidasikan kekuasaan dengan mengganti para pesaing dengan para loyalis di posisi-posisi penting.

Baca juga: Sekutu Terus Tergerus, Sampai Kapan Iran Akan Bertahan?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved