Assad Buka Suara Pertama Kalinya dari Rusia: Suriah Sekarang dalam Genggaman Teroris
Selasa, 17 Desember 2024 - 06:26 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pernyataan yang dibagikan di saluran Telegram Kepresidenan Suriah, Assad membantah spekulasi bahwa kepergiannya direncanakan atau melibatkan niat untuk melepaskan kekuasaan.
"Ketika terorisme menyebar di seluruh Suriah dan akhirnya mencapai Damaskus pada Sabtu malam, 7 Desember 2024, muncul pertanyaan tentang nasib dan keberadaan presiden. Ini terjadi di tengah banjir informasi yang salah dan narasi yang jauh dari kebenaran, yang bertujuan untuk mengubah terorisme internasional menjadi revolusi pembebasan bagi Suriah," bunyi pernyataan tersebut.
Pemerintahan Assad yang dulunya dianggap tak tergoyahkan, runtuh pada tanggal 8 Desember di bawah tekanan serangan cepat yang dipimpin oleh kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang sebelumnya dikenal sebagai Front al-Nusra yang berafiliasi dengan kelompok teroris al-Qaeda, dan faksi-faksi sekutunya.
Assad mengungkapkan bahwa dia meninggalkan Damaskus pada 8 Desember saat pasukan oposisi maju ke ibu kota.
Evakuasinya ke Rusia menyusul serangan pesawat nirawak di pangkalan udara Khmeimim yang dikuasai Rusia di Latakia.
"Ketika terorisme menyebar di seluruh Suriah dan akhirnya mencapai Damaskus pada Sabtu malam, 7 Desember 2024, muncul pertanyaan tentang nasib dan keberadaan presiden. Ini terjadi di tengah banjir informasi yang salah dan narasi yang jauh dari kebenaran, yang bertujuan untuk mengubah terorisme internasional menjadi revolusi pembebasan bagi Suriah," bunyi pernyataan tersebut.
Pemerintahan Assad yang dulunya dianggap tak tergoyahkan, runtuh pada tanggal 8 Desember di bawah tekanan serangan cepat yang dipimpin oleh kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang sebelumnya dikenal sebagai Front al-Nusra yang berafiliasi dengan kelompok teroris al-Qaeda, dan faksi-faksi sekutunya.
Assad mengungkapkan bahwa dia meninggalkan Damaskus pada 8 Desember saat pasukan oposisi maju ke ibu kota.
Evakuasinya ke Rusia menyusul serangan pesawat nirawak di pangkalan udara Khmeimim yang dikuasai Rusia di Latakia.
Lihat Juga :