G7 Dukung Penuh Pemerintahan Baru Suriah, Ini Syaratnya

Kamis, 12 Desember 2024 - 21:30 WIB
loading...
G7 Dukung Penuh Pemerintahan...
Pengungsi Suriah di Turki. Foto/daily sabah
A A A
ROMA - Para pemimpin Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat (AS) siap mendukung transisi menuju pemerintahan "inklusif" di Suriah, menurut pernyataan yang dikeluarkan presiden G7, Italia.

"Kami siap mendukung proses transisi ... yang mengarah pada pemerintahan yang kredibel, inklusif, dan nonsektarian yang memastikan penghormatan terhadap aturan hukum, hak asasi manusia universal, termasuk hak-hak perempuan, perlindungan semua warga Suriah," ungkap pernyataan itu.

"G7 akan bekerja sama dan sepenuhnya mendukung pemerintahan Suriah di masa mendatang yang mematuhi standar-standar tersebut dan hasil dari proses tersebut," tegas pernyataan G7.

Para pemimpin juga meminta "semua pihak" untuk "menjaga integritas teritorial dan persatuan nasional Suriah, serta menghormati kemerdekaan dan kedaulatannya."

Sementara itu, ada beberapa kabar baik bagi pemerintah sementara Suriah. Yordania, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), Italia, dan Mesir telah melanjutkan misi diplomatik mereka di ibu kota Damaskus. Itu berarti pengakuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Berita Terkini
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved