Profil Asma al-Assad, Eks Ibu Negara Suriah yang Pernah Dijuluki Mawar di Gurun

Kamis, 12 Desember 2024 - 12:48 WIB
loading...
A A A
Selama konflik, pasangan itu dirumorkan telah berpisah, tetapi dengan meninggalnya ibu Assad pada tahun 2016 dan diagnosis kanker payudara pada tahun 2018, Asma diposisikan ulang di jantung ekonomi rezim Assad.

Namun, peran barunya itu tidak lebih dari sekadar operasi "pemerasan" terhadap pedagang dan pengusaha kelas menengah negara itu.

Asma mengatur labirin rahasia komite dan kebijakan, yang dijalankan oleh anteknya, yang mengendalikan segalanya mulai dari akses ke internet hingga jatah makanan bersubsidi.

Kekaisarannya juga meluas hingga ke distribusi bantuan asing—pada dasarnya dia mengendalikan siapa yang mendapatkan apa dan kapan.

Dengan semakin berkembangnya perannya dalam kediktatoran Assad, Asma tidak dapat mempertahankan citra awalnya sebagai wanita yang terbebas yang beroperasi di jantung kekuasaan di negara Muslim.

Dia menjadi satu dan sama dengan penindasan mengerikan yang dilakukan rezim Suriah terhadap rakyatnya.

Kekecewaan pribadinya muncul ketika majaah Vogue menarik wawancaranya dari situs webnya pada tahun 2012 setelah reaksi publik terhadap perang di Suriah.

Meskipun citra publiknya tertantang, Asma masih terlihat di panggung internasional bertemu dengan para kepala negara di Eropa.

Namun perannya dalam kebijakan keuangan Suriah membuatnya mendapat julukan yang tidak menyenangkan; "Lady Macbeth", dari para pemberontak dan komentator media sosial.

Sekarang, dengan laporan yang beredar bahwa dia dan suaminya mencari perlindungan di Rusia, citranya yang dulu indah telah hancur total.

Dalam waktu empat hari, keluarga Assad akan merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-24, di tempat yang tidak diragukan lagi kurang menyenangkan daripada bekas pusat kekuasaan mereka di ibu kota Suriah, Damaskus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Ini Sosok Hakim Shin...
Ini Sosok Hakim Shin Jong-o, Perberat Vonis Eks Ibu Negara Korsel tapi Mendadak Tewas
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved