Ini Alasan Ratu Elizabeth II Tak Pernah Sudi Kunjungi Israel hingga Meninggal
Kamis, 12 Desember 2024 - 11:54 WIB
loading...
A
A
A
Mereka yang membela ratu atas klaim bias terhadap Israel menunjukkan bahwa selama masa pemerintahannya, dia telah menerima beberapa presiden Israel selama kunjungan mereka ke Inggris, termasuk Ephraim Katzir, Chaim Herzog, dan Ezer Weizman, dan menganugerahkan gelar bangsawan kehormatan kepada mantan presiden Israel Shimon Peres.
Sementara itu, mantan presiden Israel Reuven Rivlin, mengungkap bahwa mendiang Ratu Elizabeth II meyakini setiap orang Israel adalah "teroris atau anak teroris" dan menolak mengizinkan pejabat Israel masuk ke Istana Buckingham.
"Hubungan antara kami [Israel] dan Ratu Elizabeth agak sulit," kata Rivlin dalam acara gala yang merayakan Institut Teknologi Technion Haifa di London pada Minggu malam lalu.
Rivlin menjabat sebagai presiden ke-10 Israel antara tahun 2014 hingga 2021, sementara Ratu Elizabeth II meninggal pada tahun 2022.
Mantan presiden Israel tersebut mengatakan: "Ratu yakin bahwa setiap orang dari kami adalah teroris atau anak teroris."
"Dia menolak menerima pejabat Israel mana pun ke Istana [Buckingham], kecuali untuk acara internasional," ujarnya.
Kemudian ketika ditanya tentang komentarnya, dia menegaskannya lagi: "Ini kata-kata saya, ini yang saya katakan."
Anggap Semua Orang Israel Teroris
Sementara itu, mantan presiden Israel Reuven Rivlin, mengungkap bahwa mendiang Ratu Elizabeth II meyakini setiap orang Israel adalah "teroris atau anak teroris" dan menolak mengizinkan pejabat Israel masuk ke Istana Buckingham.
"Hubungan antara kami [Israel] dan Ratu Elizabeth agak sulit," kata Rivlin dalam acara gala yang merayakan Institut Teknologi Technion Haifa di London pada Minggu malam lalu.
Rivlin menjabat sebagai presiden ke-10 Israel antara tahun 2014 hingga 2021, sementara Ratu Elizabeth II meninggal pada tahun 2022.
Mantan presiden Israel tersebut mengatakan: "Ratu yakin bahwa setiap orang dari kami adalah teroris atau anak teroris."
"Dia menolak menerima pejabat Israel mana pun ke Istana [Buckingham], kecuali untuk acara internasional," ujarnya.
Kemudian ketika ditanya tentang komentarnya, dia menegaskannya lagi: "Ini kata-kata saya, ini yang saya katakan."
(mas)
Lihat Juga :