3 Alasan Rusia Akan Memenangkan Perang Ukraina

Kamis, 12 Desember 2024 - 13:30 WIB
loading...
3 Alasan Rusia Akan...
Rusia mengklaim memenangkan perang Ukraina. Foto/X/@Xnews_with_grok
A A A
MOSKOW - Militer Kiev sekarang hampir runtuh total. Itu diungkapkan kepala Badan Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR), Sergey Naryshkin.

Dia menambahkan bahwa pemerintah Ukraina saat ini telah sepenuhnya kehilangan legitimasinya dan tidak layak untuk berunding.

3 Alasan Rusia Akan Memenangkan Perang Ukraina

1. Rusia Selalu Memenangkan Pertempuran

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Rusia Razvedchik (“Mata-mata”) yang dirilis pada hari Selasa, Naryshkin menegaskan kembali bahwa konflik Ukraina pada dasarnya bukanlah pertempuran melawan Kiev melainkan perjuangan melawan Barat kolektif, dan bahwa kebebasan dan kedaulatan Rusia dipertaruhkan.

Kepala intelijen tersebut menyatakan optimisme tentang kemajuan Rusia di medan perang. “Situasi garis depan tidak menguntungkan Kiev. Inisiatif strategis di semua bidang adalah milik kita, kita hampir mencapai tujuan kita, sementara tentara Ukraina berada di ambang kehancuran.”

Baca Juga: PM Transisi Suriah Minta Pengungsi untuk Pulang Kampung

2. Pemerintah Zelensky Sudah Kehilangan Legitimasi

Menurut Naryshkin, rezim Vladimir Zelensky telah sepenuhnya kehilangan legitimasinya dan, sebagai hasilnya, kemampuannya untuk dinegosiasikan.” Masa jabatan presiden pemimpin Ukraina berakhir Mei lalu, setelah ia menolak untuk mengadakan pemilihan baru, dengan alasan darurat militer yang sedang berlangsung.

3. Rusia Melakukan Banyak Kemajuan

Pasukan Rusia telah membuat kemajuan yang stabil dalam beberapa minggu terakhir. Sementara itu, komandan Ukraina mengeluh tentang kurangnya tenaga kerja dan kelelahan di jajaran mereka, meskipun usia wajib militer telah diturunkan dari 27 menjadi 25 tahun dan aturan mobilisasi diperketat musim semi lalu.

Moskow telah mengatakan bahwa tujuan utamanya dalam konflik tersebut adalah kenetralan Ukraina, demiliterisasi, dan denazifikasi. Ia juga mengisyaratkan siap mengumumkan gencatan senjata segera dan memulai perundingan damai segera setelah Ukraina menarik diri dari semua wilayah Rusia, termasuk wilayah Donetsk, Lugansk, Kherson, dan Zaporozhye.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Trump Tuduh China Pegang...
Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah
Rekomendasi
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Beasiswa LPDP 2026:...
Beasiswa LPDP 2026: Cara Memilih Perguruan Tinggi di Luar Daftar Tujuan LPDP
Berita Terkini
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved