Tetangga Indonesia Ini Tembakkan Rudal Tomahawk untuk Pertama Kalinya
Selasa, 10 Desember 2024 - 13:46 WIB
loading...
A
A
A
Australia belum mengungkapkan berapa banyak Rudal Serang Darat Tomahawk (TLAM) yang dibelinya dari Amerika, namun pada tahun 2023 Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan (DSCA) Departemen Luar Negeri AS menyetujui kemungkinan Penjualan Militer Asing (FMS) sebanyak 200 rudal Block V dan 20 rudal Block IV RGM-109E ke Australia.
Total kemungkinan nilai FMS tersebut dan FMS terkait Tomahawk lainnya, yang disetujui pada Januari 2024, adalah USD1,14 miliar.
Namun, harga tersebut belum termasuk uang yang dibelanjakan di pihak Australia atau yang diinvestasikan oleh Australia dalam mengembangkan dan memperluas usaha penargetan dan perencanaan misinya untuk mendukung senjata dengan jangkauan lebih dari 2.500 kilometer.
Penembakan misil Tomahawk tersebut merupakan puncak tahun yang besar bagi kapal kelas Hobart dan armada permukaan RAN secara umum.
Pada bulan Juli, sebagai bagian dari Latihan Rim of the Pacific 2024 (RIMPAC), kapal perang HMAS Sydney (DDG-42) menembakkan Naval Strike Missile (NSM) RGM-184A untuk pertama kalinya.
Pada bulan Agustus, sebagai bagian dari Latihan Pacific Dragon, HMAS Sydney juga menembakkan rudal pertahanan udara jarak jauh dan rudal serang RIM-174 Standard Missile 6 (SM-6).
Total kemungkinan nilai FMS tersebut dan FMS terkait Tomahawk lainnya, yang disetujui pada Januari 2024, adalah USD1,14 miliar.
Namun, harga tersebut belum termasuk uang yang dibelanjakan di pihak Australia atau yang diinvestasikan oleh Australia dalam mengembangkan dan memperluas usaha penargetan dan perencanaan misinya untuk mendukung senjata dengan jangkauan lebih dari 2.500 kilometer.
Penembakan misil Tomahawk tersebut merupakan puncak tahun yang besar bagi kapal kelas Hobart dan armada permukaan RAN secara umum.
Pada bulan Juli, sebagai bagian dari Latihan Rim of the Pacific 2024 (RIMPAC), kapal perang HMAS Sydney (DDG-42) menembakkan Naval Strike Missile (NSM) RGM-184A untuk pertama kalinya.
Pada bulan Agustus, sebagai bagian dari Latihan Pacific Dragon, HMAS Sydney juga menembakkan rudal pertahanan udara jarak jauh dan rudal serang RIM-174 Standard Missile 6 (SM-6).
Lihat Juga :