Panglima Militer Israel Nyatakan Suriah sebagai Front Pertempuran Keempat
Selasa, 10 Desember 2024 - 08:16 WIB
loading...
Panglima Militer Israel Letnan Jenderal Herzi Halevi menyatakan Suriah sebagai front pertempuran keempat bagi pasukan Zionis. Foto/via Decan Herald
A
A
A
TEL AVIV - Panglima Militer Israel Letnan Jenderal Herzi Halevi mengatakan pasukannya saat ini bertempur di empat front, yakni Gaza, Tepi Barat, Lebanon, dan Suriah.
Berbicara dalam sebuah pertemuan dengan para rekrutan dari Brigade Golani pada hari Senin, Halevi menambahkan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah mengerahkan tentara Angkatan Darat darat ke Suriah, seraya mencatat bahwa Angkatan Udara dan dinas intelijen telah bergabung dalam operasi tersebut.
Dia mengeklaim bahwa pasukan tersebut "membela Israel dalam skala besar" dan menyerukan kepada anggota unit Golani untuk bersiap berpartisipasi dalam pertempuran.
Baca Juga: Israel Invasi Suriah saat Rezim Assad Runtuh, Negara-negara Arab Marah
Israel meluncurkan invasi militer terhadap Suriah saat rezim Presiden Bashar al-Assad digulingkan kelompok pemberontak pada hari Minggu.
Salah satu faksi pemberontak, Hayat Tahrir al-Sham (HTS) menguasai Ibu Kota Suriah; Damaskus, pada Minggu dini hari, setelah melancarkan operasi skala besar di kota Aleppo pada 29 November.
Jatuhnya Damaskus menandai berakhirnya kekuasaan Presiden Assad, yang sekarang telah melarikan diri ke Rusia.
Berbicara dalam sebuah pertemuan dengan para rekrutan dari Brigade Golani pada hari Senin, Halevi menambahkan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah mengerahkan tentara Angkatan Darat darat ke Suriah, seraya mencatat bahwa Angkatan Udara dan dinas intelijen telah bergabung dalam operasi tersebut.
Dia mengeklaim bahwa pasukan tersebut "membela Israel dalam skala besar" dan menyerukan kepada anggota unit Golani untuk bersiap berpartisipasi dalam pertempuran.
Baca Juga: Israel Invasi Suriah saat Rezim Assad Runtuh, Negara-negara Arab Marah
Israel meluncurkan invasi militer terhadap Suriah saat rezim Presiden Bashar al-Assad digulingkan kelompok pemberontak pada hari Minggu.
Salah satu faksi pemberontak, Hayat Tahrir al-Sham (HTS) menguasai Ibu Kota Suriah; Damaskus, pada Minggu dini hari, setelah melancarkan operasi skala besar di kota Aleppo pada 29 November.
Jatuhnya Damaskus menandai berakhirnya kekuasaan Presiden Assad, yang sekarang telah melarikan diri ke Rusia.
Lihat Juga :