Pidato di Masjid Masjid Umayyah, Pemimpin HTS: Sejarah Baru Telah Tertulis
Senin, 09 Desember 2024 - 19:18 WIB
loading...
A
A
A
Al-Julani dan HTS telah berupaya mengubah persepsi itu, dengan berfokus pada pesan persatuan sejak serangan mereka dimulai, dan disorot dalam pidato al-Julani di Masjid Umayyah.
Pernyataan yang disiarkan televisi itu juga mengutip ucapannya: “Kita tidak akan berhenti berjuang sampai semua hak rakyat Suriah yang hebat terjamin. Masa depan adalah milik kita dan kita sedang bergerak menuju kemenangan.”
Kemajuan oposisi yang dahsyat pada hari Minggu terjadi setelah 13 tahun perang brutal, yang juga mengakhiri lebih dari setengah abad kekuasaan keluarga al-Assad.
Perang Suriah dimulai sebagai pemberontakan yang sebagian besar tidak bersenjata terhadap al-Assad pada bulan Maret 2011, tetapi akhirnya berubah menjadi perang habis-habisan yang menyeret kekuatan asing, menewaskan ratusan ribu orang dan mengubah jutaan orang menjadi pengungsi.
Intervensi Rusia dan Iran tampaknya mempengaruhi arus menuju al-Assad pada tahun 2015, tetapi serangan yang dipimpin HTS yang dimulai bulan lalu memanfaatkan fokus Rusia pada perangnya di Ukraina, serta melemahnya Iran dan sekutunya di Lebanon, Hizbullah, sebagai akibat dari konflik mereka dengan Israel.
3. Terus Bergerak Menuju Kemenangan
Sebuah pernyataan yang dibacakan sebelumnya pada hari Minggu di televisi pemerintah Suriah, yang diambil alih oleh pemberontak, mengutip pernyataan al-Julani: “Kami terus bekerja dengan tekad untuk mencapai tujuan revolusi kita … Kita bertekad untuk menyelesaikan jalan yang telah kita mulai pada tahun 2011.”Pernyataan yang disiarkan televisi itu juga mengutip ucapannya: “Kita tidak akan berhenti berjuang sampai semua hak rakyat Suriah yang hebat terjamin. Masa depan adalah milik kita dan kita sedang bergerak menuju kemenangan.”
Kemajuan oposisi yang dahsyat pada hari Minggu terjadi setelah 13 tahun perang brutal, yang juga mengakhiri lebih dari setengah abad kekuasaan keluarga al-Assad.
Perang Suriah dimulai sebagai pemberontakan yang sebagian besar tidak bersenjata terhadap al-Assad pada bulan Maret 2011, tetapi akhirnya berubah menjadi perang habis-habisan yang menyeret kekuatan asing, menewaskan ratusan ribu orang dan mengubah jutaan orang menjadi pengungsi.
Intervensi Rusia dan Iran tampaknya mempengaruhi arus menuju al-Assad pada tahun 2015, tetapi serangan yang dipimpin HTS yang dimulai bulan lalu memanfaatkan fokus Rusia pada perangnya di Ukraina, serta melemahnya Iran dan sekutunya di Lebanon, Hizbullah, sebagai akibat dari konflik mereka dengan Israel.
(ahm)
Lihat Juga :