4 Alasan Bashar Al Assad Memilih Kabur ke Rusia

Selasa, 10 Desember 2024 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Menurut Abdurrahman, pesawat itu awalnya seharusnya lepas landas pukul 10 malam pada hari Sabtu. Flightradar menunjukkan bahwa setelah lepas landas, pesawat kargo itu terbang ke timur dari ibu kota, lalu ke barat laut sebelum kehilangan ketinggian di dekat pusat kota Homs tempat sinyal transponder penerbangan hilang.

Reuters mengutip sumber-sumber Suriah mengatakan hilangnya pesawat itu mungkin karena sistem pelacakan dinonaktifkan atau pesawat itu ditembak jatuh.

1. Bersahabat dengan Presiden Putin

Bahwa Assad memilih untuk melarikan diri ke Rusia bukanlah hal yang mengejutkan. Presiden Suriah yang digulingkan itu memiliki sejarah persahabatan yang panjang dengan presiden Rusia Vladimir Putin. Moskow telah menjadi pendukung setia Assad dan rezimnya.

Menurut para ahli, dukungan Rusia untuk Suriah meningkat drastis pada tahun 2011 di tengah Musim Semi Arab — serangkaian pemberontakan di seluruh Asia Barat. Ketika Libya menggulingkan Moammer Gaddafi, Putin mulai mencari sekutu di tempat lain di kawasan itu. Seperti yang dikutip Margot Light, profesor emeritus dalam hubungan internasional di LSE, kepada BBC, "Mereka berpikir bukan untuk kepentingan Suriah, tetapi untuk kepentingan mereka sendiri."

2. Assad Memiliki Banyak Pencapaian untuk Putin

Sejak 2011, Moskow telah memberikan dukungan kepada Assad — baik secara militer maupun diplomatik. Di tengah perang saudara, militer Putin telah menjatuhkan bom ke sasaran-sasaran di Suriah. Pasukannya juga telah beroperasi di wilayah yang dikuasai pemerintah. Selain itu, polisi militer Rusia terkadang telah meredakan bentrokan di wilayah tersebut.

Pada tahun 2015, Putin dalam pidatonya di Perserikatan Bangsa-Bangsa juga menyebut penolakan Barat untuk mendukung Assad sebagai "kesalahan besar." Rusia juga telah menggunakan hak vetonya pada berbagai kesempatan di Dewan Keamanan PBB untuk memblokir resolusi tentang Suriah.

Banyak yang mengatakan bahwa dukungan Putin terhadap Assad dan Suriah telah membantu Rusia mengukir kehadirannya di Timur Tengah, dan membangun hubungan dengan banyak negara - khususnya Mesir, Arab Saudi, Uni Emirat Arab.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Tersingkir dari Piala...
Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pemain Kolombia Dapat Ancaman Pembunuhan
Rekomendasi
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Kronologi Temon Meninggal...
Kronologi Temon Meninggal Dunia, Anak Ungkap Riwayat Penyakit hingga Pesan Terakhir Sang Ayah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Begini Suasana Terkini di Gedung Kejagung
Berita Terkini
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved