Taliban Rayakan Tumbangnya Bashar Al Assad di Suriah
Senin, 09 Desember 2024 - 15:55 WIB
loading...
Taliban ikut merayakan tumbangnya Bashar Al Assad. Foto/X/@NTarnopolsky
A
A
A
DAMASKUS - Pemerintah Taliban di Afghanistan telah mengucapkan selamat kepada koalisi kelompok oposisi bersenjata yang merebut Damaskus, Suriah , dan menggulingkan Presiden Bashar Al Assad.
Sekelompok pejuang yang dipimpin oleh kelompok Islamis Hayat Tahrir al-Sham (HTS) melancarkan serangan mendadak akhir bulan lalu dan dengan cepat menyerbu sebagian besar wilayah yang dikuasai oleh pasukan pemerintah.
Serangan itu berpuncak pada perebutan ibu kota Suriah pada hari Minggu. Meskipun HTS terdaftar sebagai organisasi teroris oleh PBB dan AS, kelompok itu telah berjanji untuk melindungi minoritas agama Suriah, termasuk orang Kristen.
Kementerian Luar Negeri Afghanistan merilis pernyataan pada hari Minggu, memberi selamat kepada “kepemimpinan gerakan Hayat Tahrir al-Sham (HTS) dan rakyat Suriah atas kemajuan terkini yang menghasilkan penghapusan faktor konflik dan ketidakstabilan, serta jatuhnya ibu kota Damaskus.”
“Kami menyatakan harapan bahwa fase-fase revolusi yang tersisa akan dikelola dengan cara yang menjamin sistem yang damai, bersatu, dan stabil,” bunyi pernyataan itu.
Kementerian Luar Negeri selanjutnya menyatakan harapan untuk pembentukan “pemerintahan Islam yang berdaulat dan berorientasi pada pelayanan” yang akan menyatukan negara yang dilanda perang saudara “tanpa diskriminasi dan pembalasan” dan akan melindungi penduduk Syiah Suriah.
Baca Juga: Ambil Kesempatan Kekosongan Pemerintahan, Israel Caplok Banyak Wilayah Suriah
Sekelompok pejuang yang dipimpin oleh kelompok Islamis Hayat Tahrir al-Sham (HTS) melancarkan serangan mendadak akhir bulan lalu dan dengan cepat menyerbu sebagian besar wilayah yang dikuasai oleh pasukan pemerintah.
Serangan itu berpuncak pada perebutan ibu kota Suriah pada hari Minggu. Meskipun HTS terdaftar sebagai organisasi teroris oleh PBB dan AS, kelompok itu telah berjanji untuk melindungi minoritas agama Suriah, termasuk orang Kristen.
Kementerian Luar Negeri Afghanistan merilis pernyataan pada hari Minggu, memberi selamat kepada “kepemimpinan gerakan Hayat Tahrir al-Sham (HTS) dan rakyat Suriah atas kemajuan terkini yang menghasilkan penghapusan faktor konflik dan ketidakstabilan, serta jatuhnya ibu kota Damaskus.”
“Kami menyatakan harapan bahwa fase-fase revolusi yang tersisa akan dikelola dengan cara yang menjamin sistem yang damai, bersatu, dan stabil,” bunyi pernyataan itu.
Kementerian Luar Negeri selanjutnya menyatakan harapan untuk pembentukan “pemerintahan Islam yang berdaulat dan berorientasi pada pelayanan” yang akan menyatukan negara yang dilanda perang saudara “tanpa diskriminasi dan pembalasan” dan akan melindungi penduduk Syiah Suriah.
Baca Juga: Ambil Kesempatan Kekosongan Pemerintahan, Israel Caplok Banyak Wilayah Suriah
Lihat Juga :