Bashar Al Assad Kabur, Kremlin: Militer Rusia di Suriah Siaga Penuh

Senin, 09 Desember 2024 - 01:10 WIB
loading...
Bashar Al Assad Kabur,...
Bashar Al Assad kabur dari Suriah dan militer Rusia pun dalam kondisi siaga penuh. Foto/X/@nedalalamari
A A A
DAMASKUS - Kementerian Luar Negeri Rusia telah mengonfirmasi bahwa Bashar Assad telah mengundurkan diri sebagai presiden Suriah dan meninggalkan negara tersebut setelah berunding dengan kelompok oposisi bersenjata setelah jatuhnya Damaskus ke tangan pasukan Islamis.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Telegram pada Minggu sore, para pejabat mengklarifikasi bahwa Moskow tidak terlibat dalam perundingan tersebut tetapi mengakui keputusan Assad untuk menyerahkan kekuasaan "secara damai."

"Pangkalan militer Rusia di Suriah dalam keadaan siaga tinggi. Saat ini, tidak ada ancaman serius terhadap keamanan mereka," bunyi pernyataan tersebut. Kementerian Luar Negeri mengatakan Moskow tetap berhubungan dengan semua faksi oposisi Suriah dan mengambil langkah-langkah untuk memastikan keselamatan warga Rusia di wilayah tersebut.

"Kami mendesak semua pihak untuk menahan diri dari kekerasan dan menyelesaikan masalah tata kelola politik melalui dialog," kata pernyataan itu, dilansir RT. Pernyataan itu juga menekankan perlunya menghormati pandangan "semua kelompok etnis dan agama dalam masyarakat Suriah."

Baca Juga: Negara-negara Eropa Sangat Takut Radikalisasi Berkembang di Suriah

Rusia menegaskan kembali dukungannya terhadap "proses politik inklusif" berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2254, yang menyerukan penyelesaian damai atas konflik Suriah melalui pemilihan umum yang bebas dan konstitusi baru.

Hayat Tahrir al-Sham (HTS) dan milisi antipemerintah lainnya menguasai Damaskus pada hari Minggu. Perdana Menteri Suriah Mohammad al-Jalali telah menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan setiap pemimpin yang dipilih oleh rakyat, seraya menambahkan bahwa ia tetap tinggal di Damaskus.

Serangan HTS dimulai minggu lalu dari provinsi Idlib yang dikuasai oposisi dan dipimpin oleh mantan komandan Al-Qaeda.

TASS sebelumnya melaporkan bahwa diplomat Rusia di Suriah aman.

Moskow, sekutu setia al-Assad, campur tangan dalam konflik tersebut pada tahun 2015 untuk mendukung presiden yang sekarang telah digulingkan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Pesawat Boeing 737 Hilang...
Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak di Laut Arab, Diduga Jatuh
Rekomendasi
Korupsi Merupakan Karakter...
Korupsi Merupakan Karakter Orang Munafik, Dosanya Mengerikan!
Viral Foto Keluarga...
Viral Foto Keluarga Jampidsus Disita Penyidik saat Penggeledahan di Sentul, Ini Kata Polri
Martin Wiguna Hadirkan...
Martin Wiguna Hadirkan Kisah Friendzone yang Berujung Penyesalan di Gila Karena Cinta
Berita Terkini
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved