Pemberontak Klaim Ambil Alih Kekuasaan Suriah: Bashar al-Assad Kabur
Minggu, 08 Desember 2024 - 12:17 WIB
loading...
Kelompok pemberontak klaim telah ambil alih kekuasaan Suriah. Mereka juga menyebut Presiden Bashar al-Assad melarikan diri dari ibu kota. Foto/Screengrab video Sky News
A
A
A
DAMASKUS - Pasukan pemberontak yang didominasi para “jihadis” mengeklaim telah mengambil alih kekuasaan Suriah. Mereka juga menyatakan Presiden Bashar al-Assad telah melarikan diri dari ibu kota.
Kelompok pemberontak telah memasuki Damaskus pada Sabtu dan mendeklarasikannya sebagai ibu kota yang terbebas.
Menurut laporan Reuters, Minggu (8/12/2024), Assad, yang memerintah negara Timur Tengah itu selama hampir seperempat abad, terbang keluar dari Damaskus pada Sabtu malam untuk tujuan yang tidak diketahui. Laporan ini mengutip dua perwira senior militer rezim Suriah.
Beberapa jam sebelumnya, para “jihadis” mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh kendali penuh atas kota utama Homs setelah hanya satu hari pertempuran.
Baca Juga: AS Semakin Yakin Rezim Assad di Suriah Tumbang dalam Hitungan Hari
Kemajuan yang diraih pemberontak dalam seminggu terakhir merupakan yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Mereka terdiri dari berbagai faksi, yang dipimpin oleh Hayat Tahrir al-Syams (HTS)—kelompok sempalan al-Qaeda dan dianggap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat (AS) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kelompok pemberontak telah memasuki Damaskus pada Sabtu dan mendeklarasikannya sebagai ibu kota yang terbebas.
Menurut laporan Reuters, Minggu (8/12/2024), Assad, yang memerintah negara Timur Tengah itu selama hampir seperempat abad, terbang keluar dari Damaskus pada Sabtu malam untuk tujuan yang tidak diketahui. Laporan ini mengutip dua perwira senior militer rezim Suriah.
Beberapa jam sebelumnya, para “jihadis” mengumumkan bahwa mereka telah memperoleh kendali penuh atas kota utama Homs setelah hanya satu hari pertempuran.
Baca Juga: AS Semakin Yakin Rezim Assad di Suriah Tumbang dalam Hitungan Hari
Kemajuan yang diraih pemberontak dalam seminggu terakhir merupakan yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Mereka terdiri dari berbagai faksi, yang dipimpin oleh Hayat Tahrir al-Syams (HTS)—kelompok sempalan al-Qaeda dan dianggap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat (AS) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Lihat Juga :