Didukung Partai Berkuasa, Presiden Korea Selatan Selamat dari Pemakzulan

Sabtu, 07 Desember 2024 - 17:21 WIB
loading...
A A A
Pada hari Jumat, Han mengatakan bahwa Yoon perlu segera diberhentikan dari tugasnya untuk melindungi negara dari "bahaya besar," dalam perubahan pendapat yang dramatis yang memperparah tekanan yang meningkat terhadap presiden menjelang pemungutan suara pemakzulan di parlemen.

Permintaan maaf Yoon muncul setelah rincian baru muncul dari daftar penangkapan yang dibuat presiden selama pergolakan, titik balik penting yang mendorong Han untuk menyerukan penangguhan Yoon pada hari Jumat. Seorang pengunjuk rasa memegang tanda bertuliskan "Tangkap Lee Jae-myung" di sebuah unjuk rasa oleh kelompok konservatif yang mendukung Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol, pada 7 Desember 2024.

Tak lama setelah darurat militer diumumkan, Yoon diduga memberi tahu Hong Jang-won, wakil direktur pertama Badan Intelijen Nasional, melalui telepon bahwa ia harus mengambil kesempatan untuk "menangkap dan membersihkan semuanya."

Yoon mengatakan ia akan memberikan wewenang kepada badan intelijen untuk meluncurkan penyelidikan kontraintelijen dan "mendukungnya dengan dana,

Rincian pertama kali diungkapkan kepada wartawan oleh anggota parlemen yang diberi pengarahan tentang percakapan telepon tersebut, dan Hong pada hari Sabtu mengonfirmasi kepada CNN kebenaran isi percakapan tersebut.

Hong mengetahui daftar tersebut melalui Komando Kontraintelijen Pertahanan (DCC) kemudian dan menganggapnya "gila," kata anggota parlemen sebelumnya, mengutipnya.

Han ada dalam daftar penangkapan bersama dengan sejumlah politisi termasuk pemimpin oposisi Partai Demokrat Lee Jae-myung.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Hotman Paris Sindir...
Hotman Paris Sindir Mantan yang Pamer Pasangan Baru, Sindir Sarwendah?
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Berita Terkini
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved